Seorang petani membawa padi yang dipanen, menggunakan perahu, melintasi lahan persawahan yang terendam banjir di Desa Nusadadi, Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (19/11). Foto: Antara

KBR, Cilacap – Ribuan rumah di 3 kecamatan, Kabupaten Cilacap dilanda banjir akibat hujan deras sehingga membuat sejumlah sungai meluap. Tiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Majenang, Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Wanareja.

Sebagian wilayah sudah mulai surut, namun di beberapa wilayah lain seperti di Cilacap Barat Selatan aie semakin tinggi.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Tri Komara Sidhy mengatakan, ratusan warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah untuk membersihkan meterial yang terbawa banjir.

“Saat ini air sudah surut, kemudian warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Ini kan ada tiga titik tanggul yang jebol. Ini sedang di Mulyadadi Kecamatan Majenang. Ini sedang direkap, sedang kita hitung, termasuk rumah, kerugiannya. Soalnya tadi malam kan gelap, ini sekarang sudah kelihatan lokasinya. Mulyadadi Majenang ini ada 360 rumah,” jelas Komara saat dihubungi, Senin pagi (28/11/2016).

Tri Komara Sidhy menambahkan banjir juga merusak ratusan hektar tanaman padi di tiga kecamatan tersebut.

Sementara terkait banjir di Desa Sidareja dan Desa Gunungreja yang masuk wilayah Cilacap Barat Selatan, kondisi banjir semakin meninggi akibat meluapnya Sungai Cibeureum.

Manajer Pusat Pengendali Operasi BPBD Cilacap, Gatot Airf Widodo mengatakan, pihaknya mempersiapkan tiga lokasi pengungsian, yakni di Gedung Koramil Sidareja, Balaidesa Sidareja dan Aula Kecamatan Sidareja. Banjir juga meluas hingga Desa Ciklapa dan Gunungreja Kecamatan Kedungreja.

Gatot mengungkap, selain banjir, longsor juga terjadi di ruas jalan menuju Desa Bolang Kecamatan Dayeuhluhur, Negarajati dan Cilumuh Kecamatan Cimanggu, serta sejumlah desa di Kecamatan Majenang. Akibatnya, sejumlah desa sempat terisolir. Bahkan, hingga saat ini, aliran listrik menuju desa tersebut juga terputus

Ia menambahkan, hari ini BPBD Cilacap mulai mendistribusikan bantuan logistik untuk wilayah terdampak. BPBD juga mengerahkan relawan dan warga masyarakat untuk membantu menyingkirkan material longsoran yang menimpa jalan.

BPBD Cilacap menyatakan masih menghitung jumlah keseluruhan yang terdampak sekaligus kerugiannya. Kendati tidak sampai menyebabkan korban jiwa, banjir kali ini diperkirakan mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Editor: Sasmito

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!