Kemenangan Donald Trump Disambut Demo di Berbagai Tempat

Aksi diantaranya digelar di New York yang merupakan kota kelahiran Donald Trump.

Kamis, 10 Nov 2016 11:18 WIB

Presiden terpilih Amerika Serikat Donald J Trump. (Foto: Antara)

KBR- Ribuan orang menggelar demonstrasi pasca terpilihnya Donald John Trump sebagai presiden Amerika Serikat yang baru.

Aksi diantaranya digelar di New York yang merupakan kota kelahiran Donald Trump. Mereka memprotes pernyataan-pernyataan Trump yang menyudutkan warga imigran, umat Islam dan kelompok-kelompok lain.

Aksi demonstrasi itu digelar beberapa jam setelah penghitungan suara memastikan kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden Amerika Serikat.

Ribuan orang demonstran diantaranya memadati jalan-jalan dan taman-taman di Kota Manhattan New York, sambil meneriakkan yel-yel menolak terpilihnya Donald Trump. Para demonstran juga memadati luar gedung Menara Trump di Kota New York.

Aksi juga terjadi di Chicago, di negara bagian Illinois. Sekitar seribu orang memadati luar gedung Hotel Trump International dan meneriakkan tolak Trump karena sikapnya yang rasis.

Mereka memprotes rencana Donald Trump yang akan membangun tembok pembatas untuk mencegah masuknya imigran ilegal dari Meksiko. Protes juga terkait sikap rasis Donald Trump yang kemudian mendapat dukungan dari kelompok ultranasionalis kulit putih Ku Klux Klan.

Aksi demonstrasi menolak Donald Trump juga dilakukan di New York, Boston, Detroit, Philadelphia, San Francisco dan juga di daerah lain.

Baca: Menang Pemilu Amerika Serikat, Jokowi Beri Selamat pada Trump

Donald Trump memenangkan pemilihan presiden setelah memperoleh 279 dukungan elektoral, dari persyaratan minimal 270 dukungan. Sementara pesaingnya dari Partai Demokrat Hillary Clinton hanya memperoleh 228 dukungan suara. (The New York Times , USA Today dan Reuters) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Bawaslu RI Keluarkan Rekomendasi Pembatalan Calon Bupati Jayapura

  • Dianggap Buron, Aktivis Nelayan Budhi Tikal Ditangkap Polisi
  • Polisi Ringkus 4 Pelaku Duel Gladiator
  • Brimob Amankan Rumah Pengungsi Gunung Agung