Pansus Angket Ancam Panggil Paksa Pemimpin KPK

Pansus Angket KPK beralasan pemanggilan paksa dimungkinkan UU MD3

Senin, 02 Okt 2017 13:57 WIB

Ilustrasi (foto: Antara)

KBR, Jakarta- Panitia khusus hak angket terhadap KPK mengancam akan memanggil paksa komisioner KPK jika tiga kali mangkir dari panggilan rapat pansus. Pansus bersikeras meminta keterangan KPK terkait sejumlah temuan Pansus.

Wakil Ketua Pansus Eddy Kusuma Wijaya mengatakan sesuai mekanisme Undang-Undang MPR, DPR, DPR, dan DPRD (MD3) Pansus bisa memanggil paksa seseorang.

"Sesuai aturan kalau nanti sudah penuhi syarat lain kita akan panggil lagi. Kalau tidak  datang ya panggil tiga kali. Kalau misal tidak  datang juga kita lakukan upaya hukum," ujar Eddy di DPR, Senin (2/10).

Pemanggilan paksa dilakukan dengan bantuan kepolisian. Politikus PDI Perjuangan itu  mengklaim Pansus sudah mendapat dukungan Polri. Selain memanggil KPK, Pansus juga berencana memanggil sejumlah bekas penyidik KPK berlatar belakang kepolisian.

Kerja Pansus menurutnya tidak akan terhambat sekalipun sejumlah fraksi mulai berniat menarik anggotanya. Eddy mengatakan status Pansus tetap sah karena sudah didaftarkan pada lembaran negara.

"Tidak masalah. Ada yang dukung atau tidak mendukung, hadir atau tidak hadir, ini tetap jalan Pansusnya. Misalnya ini sampai satu fraksi pun ini tetap jalan Pansusnya." 

Editor: Rony Sitanggang

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

Vaksinasi Ulang Difteri, Kemenkes Prioritaskan Daerah Lokasi Asian Games

  • 3 Warga Situbondo Terjangkit Difteri
  • Pengungsi Banjir Aceh Utara Krisis Obat-obatan
  • Pemprov Jakarta Akan keluarkan Pergub Untuk Tanggul Jakarta

Indonesia kini juga menjadi role model dalam hal pengembangan Buku Kesehatan Ibu dan Anak