Menteri ESDM, Jubir: Arcandra Masuk

"Tapi sebelumnya kan ada beberapa usulan yang masuk, yang soal Arcandra Tahar juga. Jadi masih digodok di Presiden."

Rabu, 12 Okt 2016 20:46 WIB

Eks Menteri ESDM Arcandra Tahar. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo memastikan sudah mengantongi nama-nama calon yang akan dilantik menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) definitif. Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi mengatakan, Presiden Jokowi menginginkan pengumuman nama calon menteri tersebut dilakukan dalam waktu dekat.

Hanya saja dia tidak bisa memastikan kapan waktu pasti pengumumam Menteri Energi tersebut.

"Seperti yang sudah disampaikan Presiden, melalui Mensesneg dan saya sendiri, bahwa segera dilakukan pergantian Menteri ESDM atau melantik Menteri ESDM definitif. Itu bahasanya segera waktu itu. Nah minggu lalu, memang sudah ada nama-nama pengganti atau nama-nama yang akan ditunjuk sebagai Menteri ESDM definitif," ujarnya kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/10).

Dia juga tidak mau menjawab siapa saja nama-nama calon Menteri tersebut. Hanya saja, dia tidak membantah kalau nama Arcandra Tahar masuk salah satunya. Sebab, saat ini sudah tidak ada alasan lagi yang menjadi ganjalan Arcandra untuk menjabat lagi sebagai Menteri ESDM pasca masalah dwi kewarganegaraannya telah selesai.

"Tapi sebelumnya kan ada beberapa usulan yang masuk, yang soal Arcandra Tahar juga. Jadi masih digodok di Presiden. (Jadi Presiden maunya dari kalangan professional?) Saya gak tau. Tapi kalau ditanya, nama-nama itu dari kalangan profesional," ucapnya.

Sebelumnya, Hampir dua bulan tugas Menteri ESDM dipegang pelaksana tugas, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Arcandra diberhentikan dengan hormat setelah tersangkut masalah kewarganegaraan. Ia diketahui memegang paspor Amerika Serikat. Belakangan, setelah melakukan analisa, pemerintah memutuskan bahwa Arcandra berstatus warga negara Indonesia.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM tanggal 1 September 2016. Pascaputusan tersebut, prokontra pengangkatan kembali Arcandra sebagai menteri ESDM muncul.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Korupsi Alat Kesehatan, Ratu Atut Divonis 5,5 tahun penjara

  • Korupsi E-KTP, Jaksa Apresiasi Hakim Akui Peran Setnov
  • Pansel Klarifikasi Temuan Masyarakat Kepada Calon Komisioner Komnas HAM
  • Polisi: Tidak Ada Gejolak Sosial Pasca Pembubaran HTI di Solo

Mari dukung penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional, dengan BPJS, dengan gotong royong semua tertolong.