Katulampa Naik Level, DKI Waspada Banjir Kiriman

Ketinggian air mencapai 120 Cm.

Senin, 10 Okt 2016 19:40 WIB

Kondisi bendungan Katulampa siaga level III, Senin (10/10/2016) (Foto: Rafik Maeilana/KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta memperingatkan warga yang berada di pinggiran kali Ciliwung, bersiap antisipasi datangnya banjir kiriman dari Bogor. Pusdalops BPBD DKI Jakarta dalam rilisnya, Senin (10/10/2016) menyatakan banjir kiriman itu akan datang sekira 9 jam atau sekira pukul 23.00 WIB di pintu air Manggarai.

Sejumlah daerah yang diwaspadai terdampak banjir kiriman ini yaitu:
- Srengseng Sawah
- Rawajati
- Kalibata
- Pengadegan
- Pejaten Timur
- Kebon Baru
- Bukit Duri
- Balekambang
- Cililitan
- Cawang
- Bidara Cina
- Kampung Melayu

Sebelumnya hujan deras yang terjadi di wilayah Bogor, mengakibatkan ketinggian air berada pada ketinggian 120 Cm atau berada dalam level Saga III. Penjaga bendungan Katulampa, Andi Sudirman mengatakan debit air kemungkinan bertambah lantaran hujan dengan intensitas tinggi terjadi di hulu Ciliwung.

"Siaga 3, baru dateng ini air di ketinggian 100 centi. Kondisi masih hujan dan diperkirakan masih bertambah, karena air dari wilayah Puncak belum datang semua," katanya saat dihubungi KBR, Senin (10/10/2016).

Berikut kronologis kenaikan air di bendungan Katulampa:
- Pukul 14.00 WIB, TMA 40 cm/H (siaga 4)
- Pukul 14.30 WIB, TMA 60 cm/H (siaga 4)
- Pukul 14.45 WIB, TMA 70 cm/H (siaga 4)
- Pukul 15.00 WIB, TMA 80 cm/H (siaga 3)
- Pukul 15.30 WIB, TMA 100 cm/G (siaga 3)
- Pukul 15.52 WIB, TMA 120 cm/G (siaga 3)

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Mendagri: Fraksi Yang Tak Terima Silakan ke MK

  • Setengah Calon Haji Cilacap Beresiko Tinggi
  • Kabar Kematian Chester Bennington Buat Geger Dunia Maya
  • Liverpool Tolak Tawaran Barcelona untuk Countinho

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.