Dana PKH Cair, Kantor Pos Lhokseumawe Diserbu Ribuan Warga

"Kita tentukan dalam satu minggu bisa membayarkan dana itu sekitar 128 ribu jiwa masyarakat yang tersebar di lima kabupaten/kota"

Jumat, 07 Okt 2016 21:35 WIB

Warga mengantre di kantor pos Lhokseumawe, Aceh untuk mendapat dana Program Keluarga Harapan, Jumat (07/10). (Foto: KBR/Erwin D.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Lhokseumawe– Ribuan warga memadati PT Pos Indonesia Cabang Kota Lhokseumawe, untuk mengantri pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH). Dana PKH yang dicairkan itu khusus jatah untuk triwulan ke-III yang dikucurkan oleh Pemerintah.

 Kepala PT Pos Indonesia Cabang Lhokseumawe, Nur Komardi mengatakan, harus berkerja ekstra keras dalam melayani masyarakat terkait penyaluran dana tersebut. Bahkan, Pos terpaksa mengerahkan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan di lokasi.

”Jadi, ada masa pembayaran setiap 3 bulan sekali dan Kita tentukan dalam satu minggu bisa membayarkan dana itu sekitar 128 ribu jiwa masyarakat yang tersebar di lima kabupaten/kota, meliputi Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, Bireun, dan Lhokseumawe, ” kata Nur kepada KBR, Jumat (7/10).

Dana PKH merupakan program nasional yang diperuntukkan untuk membantu perekonomian masyarakat yang memiliki kriteria Keluarga Sangat Miskin (KSM) senilai Rp 1,2 juta per orang setiap tahunya. Adapun ketegori penerima manfaat PKH, yaitu anak yang berusia 0-6 tahun, anak di bawah usia 18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar, dan ibu hamil atau melahirkan.

Editor: Rony Sitanggang

EWD

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR