PM Baru Australia Akan Temui Jokowi Bahas Kelanjutan Perjanjian Perdagangan Bebas

Negosiasi sampai hari ini belum tuntas.

Kamis, 30 Agus 2018 16:57 WIB

KBR, Bogor - Kedatangan Perdana Menteri baru Australia, Scott Morison, besok rencananya akan menindaklanjuti negosiasi perjanjian dagang kedua negara lewat Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). 

Namun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, negosiasi sampai hari ini belum tuntas. Sampai hari ini, ujarnya, belum ada rencana IA-CEPA akan ditandatangani besok.

"Memang sebagian besar isu substansi sudah selesai. Tapi paling tidak sampai saat ini saya bicara belum bisa dikatakan concluded. Negosiasi masih terus jalan. Kita belum tahu status besok seperti apa,"kata Retno di Bogor, Kamis(30/8/2018).

Retno memastikan pergantian pemerintahan tidak akan mengganggu proses negosiasi. IA-CEPA ditargetkan bisa selesai sebelum akhir tahun ini.

Indonesia adalah negara pertama yang dikunjungi Morrison sejak dilantik pekan lalu. Negosiasi perdagangan bebas antara Indonesia dan Australia sudah berlangsung kurang-lebih 8 tahun sejak 2010. Menurut Menlu Retno, masih ada beberapa hal teknis yang perlu dibicarakan.

IA-CEPA mencantumkan sejumlah kesepakatan kerjasama di bidang ekonoi, perdagangan, dan investasi. Salah satunya, Indonesia dan Australia sepakat membuka pintu pasar bebas antara kedua negara, pengurangan tarif, hingga akses manufaktur.

"Yang belum selesai sangat teknis. Target kita akhir tahun."

Editor: Citra Dyah Prastuti  

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.