Jokowi Yakin Silat, Jetski dan Layar Lumbung Emas di Asian Games 2018

"Saya meyakini, bahwa akan lebih dari dua emas," kata Jokowi di Padepokan Silat Indonesia.

Senin, 06 Agus 2018 14:04 WIB

Presiden Joko Widodo (kiri) menyapa atlet pencak silat ketika meninjau latihan pelatnas pencak silat di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Senin (6/8). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo meninjau latihan atlet sekaligus memeriksa kesiapakan venue Asian Games 2018 untuk cabang olah raga pencak silat, jetski, dan layar di Jakarta.

Di hadapan para atlet masing-masing cabang olah raga tersebut, Jokowi menargetkan banyak raihan medali emas. Khusus cabang pencak silat, Jokowi yakin dapat meraih lebih dari dua emas, lantaran telah menjalani waktu latihan yang cukup lama.

"Pelatihan ini sudah dalam kurun yang sangat panjang, tiga tahun. Saya berharap dari cabang olahraga pencak silat ini akan mendulang, mendapatkan emas sebanyak-banyaknya. Memang di dalam target yang disampaikan Menpora kepada saya, minimal dua emas. Tetapi saya meyakini, bahwa akan lebih dari dua emas," kata Jokowi di Padepokan Silat Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (6/8/2018).

Harapan senada disampaikan Jokowi pada cabang olah raga jetski dan layar. Dua cabang olahraga itu termasuk yang digadang-gadang menjadi lumbung emas Indonesia pada Asian Games 2018.

Jokowi pun menargetkan jetski menyabet dua dari total empat medali yang diperebutkan. Ada pun cabang olahraga layar, menurut Jokowi, setidaknya harus mampu memperoleh dua emas, dari total 14 emas yang diperebutkan. 

Presiden Jokowi juga memeriksa tiga venue yang akan digunakan untuk Asian Games. Menurutnya, venue tersebut sudah sangat bagus dan berstandar internasional. Dalam peninjauannya tersebut, Jokowi sekaligus meresmikan Indonesia National Sailing Center dan Jetski Indonesia Academy.

Baca juga:


Editor: Adia Pradana

 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Apakah anda lelah dengan rutinitas harian anda? Seperti kuliah atau bekerja,dan belum punya waktu atau budget anda terbatas untuk bersenang-senang? Dufan Jawabannya