Peraih Emas Sea Games XXIX, Menpora Janjikan Promosi jadi PNS

"Soal bonus sudah kami siapkan dan sesuai arahan bapak Presiden. Bonus tidak harus berupa uang saja, tetapi harus ada stimulan yang lain."

Senin, 07 Agus 2017 12:06 WIB

residen Joko Widodo (kanan) mengembalikan bola saat bermain tenis meja melawan mantan pebulu tangkis nasional Susy Susanti dan atlet senior tenis meja Jopie Warsono usai melepas kontingen Indonesia ke SEA Games XXIX Malaysia di Kompleks Istana Kepresidena

KBR, Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan peraih medali emas Sea Games XXIX (ke-29) Kuala Lumpur akan mendapatkan bonus uang dan dipromosikan menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Kata dia, hal ini telah dibahas dan disepakati dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Imam enggan mengungkap jumlah   bonus uang yang disiapkan bagi peraih medali.

"Soal bonus sudah kami siapkan dan sesuai arahan bapak Presiden. Bonus tidak harus berupa uang saja, tetapi harus ada stimulan yang lain. Seperti halnya kami sudah berbicara dengan Menteri PANRB, bahwa peraih medali emas nanti, akan dipromosikan sebagai pegawai negeri sipil," kata Imam di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Baca: Pesan Jokowi pada Kontingen

Imam menambahkan, para atlet peraih emas, perak maupun perunggu juga dijanjikan mendapat akses perumahan. Kata dia, aturan dan mekanismenya tengah dibuat oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Bisa peraih emas, perak dan perunggu, tergantung tipenya. Secara teknis nanti Menteri PUPera yang akan menyiapkan regulasinya," ujar dia.

Imam bakal menjajaki peluang menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar para atlet berprestasi bisa menjadi pegawai di perusahaan pelat merah.

"Ada arahan baru, bagaimana caranya bisa gandeng BUMN. Entah mereka dipromosikan sebagai pegawai BUMN dan sebagainya, sehingga masa depan atlet betul-betul terjamin dengan baik," ujar Imam. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1