Api Obor Asian Games 2018 Tiba di Yogyakarta

Kota Yogyakarta menjadi kota pertama yang disinggahi obor Asian Games. Warga silakan melihat langsung keberadaan obor itu."

Selasa, 17 Jul 2018 19:25 WIB

KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna (kiri), Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X (tengah), dan bekas atlet bulu tangkis Susi Susanti (kanan) membawa api obor Asian Games 2018 di Lanud Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (17/7). (Foto: ANTARA/ Ismar P)

KBR, Yogyakarta - Api obor Asian Games 2018 tiba di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Selasa (17/7/2018). Dan dari kota tersebut, obor Asian Games 2018 akan memulai perjalanan keliling Indonesia. Kedatangan api obor untuk helatan olahraga itu dikawal ketua INASGOC Erick Tohir dan atlet Susi Susanti sebagai duta obor.

Obor Asian Games 2018 akan berada di Yogyakarta selama tiga hari hingga 19 Juli 2018. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemda DIY Sulistyo mengatakan, setibanya di Yogyakarta, api obor Asian Games akan menginap di Museum Dirgantara.

Selanjutnya, api dari India itu akan disatukan dengan api Mrapen dari Purwodadi di Candi Prambanan oleh wakil presiden Jusuf Kalla.

"Tanggal 18, api dari Mrapen Gubug Purwodadi Jateng diambil kemudian lewat Semarang dan bertemu di Prambanan. Malamnya akan disatukan api oleh wakil presiden Jusuf Kalla di Candi Prambanan. Api akan diinapkan di Pagelaran kraton Yogyakarta," kata Sulistyo di Yogyakarta, Selasa (17/7/2018).

Memulai perjalanan dari kota gudeg, obor Asian Games akan diarak ke berbagai penjuru kota pada Kamis (19/7/2018) mendatang. Sulistyo menjelaskan, rute kirab obor Asian Games 2018 akan melewati sejumlah jalur di kota Yogyakarta seperti Kraton Yogyakarta, Titik Nol KM, Malioboro dan Tugu Yogya.

"Kota Yogyakarta menjadi kota pertama yang disinggahi obor Asian Games. Warga silakan melihat langsung keberadaan obor itu," kata Sulis.

Baca juga:

Juru bicara panitia pelaksana Asian Games Virza Rezkyana Indra mengatakan, obor Asian Games akan dibawa oleh pelari daerah dan atlet nasional saat singgah di Yogyakarta.

"Pelari yang akan membawa lari di kota Yogya itu pelari perwakilan dari pemda dan perwakilan atlit nasional. Kapolda DIY juga akan berlari membawa obor," kata Virza.

Meski tidak menjadi daerah penyelenggara Asian Games 2018, namun polisi menerapkan sistem penjagaan yang maksimal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama tiga hari, Yogyakarta akan menjadi persinggahan pertama obor Asian Games 2018.

Juru bicara Polda DIY Yulianto mengatakan polisi membentuk satgas anti-kejahatan jalanan untuk menjamin keamanan obor Asian Games. Selain itu kata dia, satgas dibentuk guna memerangi kejahatan jalanan.

Upaya tersebut untuk memastikan agar pelaksanaan Asian Games berjalan aman. Polisi pun siap menindak tegas apapun yang mengancam kelancaran acara. "Ketika di suatu wilayah ada peristiwa, maka akan memengaruhi pelaksanaan Asian Games. Tindakan tegas secara terukur proporsional akan kami lakukan," kata Yulianto.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Pemerintah sebagai pengemban amanah konstitusi harus yakin dan percaya diri dalam mengendalikan konsumsi rokok. Konstitusi mengamanahkan agar konsumsi rokok diturunkan demi kesehatan masyarakat.