Polisi Tangkap 2 Terduga Teroris di Bandung

"5 hari sebelum bom Kampung Melayu dia dan MI itukan memberi tausiah"

Rabu, 07 Jun 2017 16:50 WIB

Ilustrasi: Petugas kepolisian membawa jenazah tersangka pelaku teror bunuh diri Terminal Kampung Melayu, di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta, Senin (29/5). (Foto: Antara)

KBR,Jakarta- Polisi menangkap 2 orang  terduga teroris kelompok Kampung Melayu. Kedua pelaku ditangkap di tempat berbeda. Yusri Yunus, Juru bicara kepolisian  Jawa Barat  mengatakan WT ditangkap di yayasan Asyikari Assunah Cileunyi Kabupaten Bandung, pada pukul 11.30, sedangkan MA ditangkap di jalan Cileunyi pada pukul 7.45 .

Kata Yusri, terduga  WT adalah pemimpin yayasan  Assunah tempat terduga sebelumnya MI dan SF melakukan tausiah kepada kedua pelaku bom Kampung Melayu 24 mei lalu. Sedangkan MA adalah pemberi motivator di yayasan tersebut.

"WT ini menjadi salah satu motivator dan pemimpin yayasan Assunah, pimpinan itu ada dua dia dan MI. selain motivator dia juga guru ngaji. 5 hari sebelum bom Kampung Melayu dia dan MI itukan memberi tausiah juga," ujar Yusri Yunus, Juru bicara Polda Jawa Barat, di Pos Polisi Cikopo, Rabu (06/07).

Yusri mengatakan setelah menangkap keduanya kepolisian setempat akan melakukan penggeledahan di kediaman MA di Margacinta pada pukul 13.00 dan pukul 15.00 di kediaman WT di Jalan Jati Kaler Babakan Sari Pasir Biru. Kepolisian  mencari barang bukti keterkaitan WT dan MA dengan terduga lainnya.

Dengan penangkapan WT dan MA hari ini Kepolisian sudah menangkap 8 orang komplotan terduga teroris Kampung Melayu dengan masing-masing inisial JIS, WS, AK, HR, FS, MI, WT dan MA.

"Sampai saat ini sudah ada 8 orang yang akan kami mintai keterangan perihal tersebut, 7 orang ditangkap dari Bandung raya dan 1 orang itu yang di Garut. kita adakan penyelidikan lebih lanjut dulu sebelum menetapkan mereka tersangka atau bukan," ujar Yusri.

Lebih lanjut Yusri mengatakan akan membawa WT dan MA menuju Jakarta setelah pemeriksaan di Polda Jawa Barat selesai dilakukan.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Kemenhub Imbau Truk Barang Mulai Operasi 3 Juli

  • H+4 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Padat Penumpang
  • Bayi Simpanse Korban Penyelundupan Mati
  • Ronaldo Punya Anak Kembar

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?