Ini Tiga Anjuran Menteri Perhubungan untuk Pemudik

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan persiapan itu sudah 90 persen, meliputi pembukaan ruas tol baru dan penyiapan armada.

Selasa, 29 Mei 2018 08:04 WIB

Ilustrasi: kendaraan pemudik saat lebaran 2017. (Foto: ANTARA/ Dedhez A)

KBR, Jakarta - Lebaran tiga pekan lagi dan Kementerian Perhubungan terus mempersiapkan pelbagai moda transportasi mudik. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan persiapan itu sudah 90 persen, meliputi pembukaan ruas tol baru dan penyiapan armada. Untuk memudahkan para pemudik, Budi Karya memiliki 3 anjuran.

1. Berangkat Cepat Kalau Sudah Libur

Budi menganjurkan pemudik yang sudah libur untuk pulang kampung lebih cepat supaya menghindari penumpukan arus mudik. Dia meminta mudik dilakukan sejak H minus 6 atau Jumat, 8 Juni 2018. 

"Sesuai riset kami, minus 2-3 itu merupakan preferensi mereka. Nah kalau sudah libur minus 6,5,4 pulanglah dulu," tambahnya. 

2. Gunakan Ruas Pantura

Budi menganjurkan masyarakat mudik menggunakan ruas jalan nasional Pantura supaya tidak terjadi penumpukan di dalam ruas tol. "Kementerian Pekerjaan Umum ini top banget, Pantura jalannya sudah bagus. Jadi jangan cuma ke tol tapi juga ke Pantura," ujarnya. 

Kemenhub akan membuka ruas tol baru jelang Idul Fitri tahun ini, yakni sepanjang 235 kilometer Trans Jawa dan 125 kilometer Trans Sumatera. Namun Budi meminta masyarakat tidak mengandalkan tol. Tol Cipali tetap menjadi salah satu titik kepadatan bersama dengan Pelabuhan Merak. 

3. Tidak Pakai Motor

Budi meminta pemudik tidak menggunakan motor karena tingginya tingkat kecelakaan pada moda transportasi itu. Pada musim mudik 2017, Korps Lalu Lintas Polri mencatat ada 4.346 motor yang terkena kecelakaan atau 74% dari seluruh kendaraan. Jumlah motor pada mudik 2017 mencapai 6,3 juta unit, tumbuh 33% dari tahun sebelumnya. 

"Karena kecelakaan yang menggunakan motor itu tinggi, 70 bahkan 75 persen, maka kami menganjurkan kalau mudik nanti jangan menggunakan motor," jelasnya.

Budi meminta pemudik beralih ke kereta, bus, atau kapal laut. Di jalur laut, Kemenhub menyediakan mudik dengan kapal gratis untuk 15 ribu orang dan 7 ribu sepeda motor.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Apakah anda lelah dengan rutinitas harian anda? Seperti kuliah atau bekerja,dan belum punya waktu atau budget anda terbatas untuk bersenang-senang? Dufan Jawabannya