Sambut Ramadhan, Islam Kejawen Cilacap Arak Sesajian

Beberapa yang dibawa antara lain hasil pertanian dan hewan ternak

Rabu, 17 Mei 2017 15:22 WIB

Ilustrasi: Ribuan penganut Islam Kejawen dan Penghayat Kepercayaan Cilacap, Jawa Tengah berjalan kaki puluhan kilometer ke makam leluhur di Panembahan Banakeling Desa Pakuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas menjelang bulan puasa 1437 hijriyah lal

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Cilacap- Ratusan penganut Islam kejawen dan penghayat kepercayaan yang tergabung dalam Paguyuban Adat Tradisi Anak Putu (ATAP) Kalikudi Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah Rabu ini (17/5/2017) melakukan ritual dandan. Pemangku adat Anak Putu Kalikudi, Perna Gupala menjelaskan dandan adalah ritual mempersiapkan barang bawaan beserta alat angkutnya untuk keperluan ritual sadran punggahan atau ziarah ke makam leluhur jelang Ramadhan, di Panembahan Banakeling.

"Dandan itu kan persiapan ubu rampe yang akan dibawa ke sana (panembahan Banakeling). Itu namanya dandan. Ada beras, segala macam, itu yang dipersiapkan. (Ritual) besok di Jatilawang hari Jumat wage, dandan hari Rabu, Rabu pahing. Kalau dari sini kan mentah semua. Dimasaknya nanti di sana. Ziarah ke makam cikal bakal dan sebagainya untuk menghormati datangnya bulan puasa. Jadi menziarahi mbah yang di Jatilawang, untuk menghormati awal Ramadhan. Istilahnya punggahan, sadran punggahan," jelas Perna Gupala, Rabu (17/5/2017).

Beberapa yang dibawa antara lain bahan makanan yang terdiri dari hasil pertanian berupa beras, sayur mayur, dan bumbu dapur, serta hewan ternak berupa kambing dan ayam. Bahan makanan yang dibawa itu kemudian diserahkan kepada tuan rumah untuk dimasak oleh tuan rumah untuk selamatan yang diikuti oleh ribuan penganut kejawen yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Seluruh barang bawaan itu akan dipikul dengan berjalan kaki ke Panembahan Banakeling, Banyumas yang berjarak sekira 25 kilometer dari Desa Kalikudi.

Lebih lanjut Perna Gupala menjelaskan, ritual dandan ini juga dilakukan oleh penganut kejawen lain di Cilacap, seperti di Pakuncen Kecamatan Kroya dan Pesanggrahan Daun Lumbung Kecamatan Cilacap selatan.

Esok Kamisnya, para penganut kejawen akan berjalan kaki secara bersama-sama menuju Panembahan Banakeling.

Perna menerangkan, kali ini dalam penanggalan jawa, dandan dilakukan pada Rabu pahing, pemberangkatan pada Kamis pon, dan ritual resik atau membersihkan makam dan bekten atau beribadah pada Jumat wage siang. Sedangkan selamatan atau muji dilaksanakan pada Jumat malam.

Perna menambahkan, pada Sabtu kliwon, panganut kejawen akan pulang ke rumah masing-masing juga dengan berjalan kaki.

Editor: Dimas Rizky. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Bawaslu RI Keluarkan Rekomendasi Pembatalan Calon Bupati Jayapura

  • Dianggap Buron, Aktivis Nelayan Budhi Tikal Ditangkap Polisi
  • Polisi Ringkus 4 Pelaku Duel Gladiator
  • Brimob Amankan Rumah Pengungsi Gunung Agung