PT KAI Purwokerto Pangkas Bukit untuk Keamanan Jalur Mudik Lebaran

Area perbukitan yang dipapras itu merupakan titik rawan bencana, yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api. Di titik itu, beberapa kali terjadi banjir dan longsor yang menghambat

Jumat, 19 Mei 2017 15:27 WIB

Pekerja membuat terowongan untuk jalur ganda kereta api jurusan Purwokerto-Kroya di Banyumas, Kamis (27/4/2017). (Foto: ANTARA)


KBR, Banyumas - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) 5 Purwokerto melakukan pemaprasan atau pemangkasan bukit di sisi rel kereta api sepanjang 400 meter.

Pemangkasan bukit itu dimaksudkan untuk memastikan keamanan jalur mudik lebaran tahun ini. Bukit tebing curam setinggi 30-an meter yang berada di antara Stasiun Gombong hingga Stasiun Ijo di KM 425+4/5 itu dipapras karena berpotensi longsor.

Juru bicara PT KAI Daops 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko mengatakan area perbukitan yang dipangkas itu merupakan titik rawan bencana, yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api. Di titik itu, kata Ixfan, beberapa kali terjadi banjir dan longsor yang menghambat perjalanan kereta.

"Jika tidak dilakukan pengeprasan, bukit tebing curam setinggi 30 meter itu bisa menyebabkan bencana yang lebih besar," kata Ixfan, Jumat (19/5/2017).

Pekerjaan pemangkasan bukit itu, kata Ixfan dipastikan akan selesai sebelum musim mudik lebaran mulai H-10 lebaran. Selain memangkas bukit, PT KAI juga memperbaiki jembatan Bangunan Hikmat alias Jembatan BH 1650 di area yang sama.

"Sekarang sedang ada penggantian jembatan. Yang tadinya jembatan BH itu konstruksinya biasa-biasa saja, sekarang diperkuat dengan model baja. Sebelum hari raya harus sudah selesai. Atau, paling tidak sebelum masa angkutan hari raya," kata Ixfan Hendriwintoko.

Ixfan menambahkan selain pengeprasan bukit dan perbaikan jembatan, KAI juga terus memperbaiki jalur rel kereta, karena frekuensi perlintasan kereta pada musim mudik lebaran akan meningkat.

Pencegahan bencana longsor juga dilakukan dengan memapras perbukitan atau tebing yang berada di antara Stasiun Notog dan Stsiun Kebasen, pengurukan lereng rawan longsor di Kabupaten Kebumen serta normalisasi tebing antara petak jalan Prupuk, Linggapura.

Selain pekerjaan tersebut, PT KAI saat ini juga tengah membangun jalur ganda (double track) antara Purwokert-Kroya Kabupaten Cilacap. Proyek ini termasuk pembangunan jembatan panjang di Sungai Serayu serta pembangunan Terowongan Ijo. Pekerjaan pembangunan double track akan diliburkan pada masa angkutan lebaran.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau