Menteri Basuki: Lihat Kerusakan GBK Saya Nangis

Pengrusakan SUGBK sempat membuat Menteri PU, Basuki Hadimuljono menangis lantaran sulitnya meyakinkan OCA untuk menggelar laga Asian Games di stadion tua buatan 1962

Senin, 19 Feb 2018 21:02 WIB

Salah satu fasiltias Stadion Utama Gelora Bung Karno yang rusak pasca laga Final Piala Presiden, Minggu (18/2). Foto ANTARA

KBR, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan perbaikan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta rampung pada pekan depan. Menurutnya, kerusakan fasiltas di sejumlah titik bisa diperbaiki dengan biaya sejumlah Rp 150 juta. Perbaikan itu menyasar pagar pembatas antara penonton, pintu 7 dan 9, juga taman. Sedangkan, fasilitas baru seperti bangku tunggal tidak ada yang mengalami kerusakan. 

"Medsosnya memang menyeramkan, tetapi tidak separah itu. GBK sendiri yang rusak sangat ringan," kata Basuki di Gedung INASGOC Senayan, Jakarta, Senin (19/2/18).

Meski begitu, Basuki menyesalkan laku pengrusakan yang dilakukan oknum pendukung Persija Jakarta pada gelaran laga final Piala Presiden melawan Bali United. 

"Saya sedihkan itu kenapa kok bisa terjadi (pengrusakan) ternyata mentalnya belum mental metropolitan, masa punyanya sendiri dirusak," Basuki heran.

Ia pun mengaku sempat menangis lantaran mengingat perjuangan untuk meyakinkan Olympic Council of Asia (OCA) bahwa Indonesia siap menggelar Asian Games 2018. Menurutnya, pihak OCA sempat tidak percaya stadion tua buatan 1962 itu bisa direnovasi sesuai standar internasional. 

"Karena saya dulu yang renovasi, saya tahu persis. Karena kalau tidak jadi, tidak jadi Asian Games di Jakarta. Itu karena OCA pun ngga percaya bahwa kita akan bisa melaksanakan itu. Yang sudah kita kerjakan mati-matian kok dengan mudahnya dirusak kayak gitu," sesal Basuki.

Sebelumnya, laga final Piala Presiden 2018 pada Sabtu (18/2)  diwarnai pengrusakan sejumlah fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Biaya perbaikan sejumlah Rp 150 juta akan diambil dari uang jaminan atau deposit panitia Piala Presiden. Adapun deposit penyewaan stadion berstandar internasional ini mencapai Rp 1,5 miliar. 

Editor: Damar Fery Ardiyan 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.