Izin Baru Semen Indonesia, Ganjar: Sudah Lapor Presiden

"Saya hanya melaporkan saja kewajiban saya mulai dari awal dan beberapa menteri kita tembusi soal itu,"

Selasa, 28 Feb 2017 21:52 WIB

Ilustrasi: Aksi warga menolak pabrik Semen Indonesia di pegunungan karst Kendeng, Rembang, Jateng. (Foto: Omah Kendeng)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan sudah melaporkan  Izin Lingkungan Baru PT Semen  Indonesia kepada Presiden Joko Widodo. Ganjar mengklaim terbitnya izin lingkungan tersebut sudah melalui prosedur.

Ganjar berdalih telah mengundang pihak yang kontra dalam sidang penilaian Amdal, meski tidak diwajibkan dalam aturan.

"Udah saya, diskresi sebelum melakukan itu, dan sesudah melakukan itu, kita lakukan semuanya. kalau itu diantar by hand hari ini. (Respon Presiden?) Saya hanya melaporkan saja kewajiban saya mulai dari awal dan beberapa menteri kita tembusi soal itu," kata Ganjar di kompleks Istana, Selasa (28/2/2017).

Ganjar Pranowo menambahkan, saat ini PT Semen Indonesia belum beroperasi dan masih mengurus izin usaha penambangan (IUP). Kata dia, pertengahan tahun ini PT Semen akan menggelar uji coba.

"Belum (beroperasi), ini belum apa-apa lho, baru mau uji coba aja, tadi bu Menteri (BUMN) aja itu baru mau uji coba itu Juni atau Juli, sekarang kami lagi sosialisasi di sana," ujar Ganjar.

Ganjar mengklaim sebanyak 7 ribu warga setempat memberikan dukungan  keberadaan pabrik semen.

"Sekarang kami lagi sosialisasi di sana, di masyarakat dan ada 7 ribu masyarakat yang memberikan dukungan dengan KTP, lalu biro hukum saya bilang gini, ini abal-abal apa nggak? ada ultramannya, power rangers-nya nggak?" Ledek Ganjar.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR