Asia Calling Program Tanggal 4 April 2015

Dalam program kali ini, Afghanistan membuka diri pada investasi asing. Kita juga akan melihat kiprah organisasi Buddha Sinhala ultra nasionalis yang merusak perdamaian di Sri Lanka. Dan mendengar cerita anak-anak korban bagaimana bom Bali mengubah hidup m

Rabu, 08 Apr 2015 18:10 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Dalam program kali ini, Afghanistan membuka diri pada investasi asing. Kita juga akan melihat kiprah organisasi Buddha Sinhala ultra nasionalis yang merusak perdamaian di Sri Lanka. Dan mendengar cerita anak-anak korban bagaimana bom Bali mengubah hidup mereka.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Fraksi Nasdem Berencana Keluar dari Pansus Angket KPK

  • Keluarga La Gode Ragukan Keseriusan Polisi Proses Dugaan Keterlibatan Anggotanya
  • Polda dan TNI Papua Ikut Bantu Tangani Campak di Asmat
  • Diguyur Hujan 2 Pekan, Hasil Panen Rumput Laut di Nunukan Membusuk

Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan bagi kita termasuk di bidang keuangan atau FinTech atau Financial Technology.