Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Fialdelfia Kembali Natalan di Depan Istana

Minggu, 25 Des 2016 15:22 WIB

KBR, Jakarta- Jemaat GKI Yasmin Bogor dan HKBP Filadelfia, Bekasi kembali menggelar ibadah Natal di di seberang Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Minggu, 25 Desember 2016. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo turun tangan untuk membuka kedua gereja yang disegel pemerintah daerah.

Permasalahan GKI Yasmin terjadi sejak 2005 hingga sekarang. Pihak jemaat mengatakan gereja mereka sah sesuai dengan keputusan MA dan Ombudsman. Di lain pihak, Pemkot Bogor sendiri mengaku jika pembangunan itu bermasalah dalam mengurus perizinannya.

Sementara itu, HKBP Filadelfia, Bekasi sudah melangsungkan ibadah di depan Istana sejak Februari 2012. Ini adalah buntut dari pembangkangan Bupati Bekasi terhadap keputusan izin pembangunan gereja yang sudah disahkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung pada September 2010 dan Mahkamah Agung pada Juni 2011.

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

DPR dan Pemerintah Belum Sepakati Definisi Teroris, Pembahasan RUU Terorisme Diperpanjang

  • Polda Kaltim Tetapkan Nakhoda Kapal Berbendera Panama Jadi Tersangka
  • Suciwati: Pak Jokowi, Mana Dokumen TPF Munir?
  • Abaikan Pergub, Dua Pelanggar di Lhokseumawe Dicambuk di Ruang Terbuka

Anda berencana ke luar negeri? Ingin beli oleh-oleh, tapi takut kena pajak? Pada 1 Januari 2018, pemerintah menerbitkan regulasi baru untuk impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut.