Pencemaran Sampah Plastik di Lautan Indonesia

Kamis, 28 Sep 2017 16:10 WIB

Indonesia merupakan salah satu negara yang berkontribusi paling besar terhadap pencemaran lingkungan, terutama pencemaran laut, termasuk oleh sampah plastik. Sebuah studi (Jambeck et al., 2015) memperkirakan setiap tahun 4,8 hingga 12,7 juta metrik ton plastik memasuki lautan. Ini membuat lautan Indonesia mendapat  predikat sebagai tempat kedua sebagai sumber pencemaran plastik terbesar di dunia. Ada yang mengaitkan ini dengan konsumerisme? Tapi di satu sisi jumlah penduduk memang bertambah. Bagaimana penjelasannya? Dengarkan Ruang Publik KBR pada Jumat, 29 September 2017 pukul 09.00 WIB di radio jaringan KBR, Youtube Channel: Ruang Publik KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio menghadirkan narasumber Arifsyah Nasution selaku Juru Kampanye Laut Greenpeace. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsadi 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 08121188181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.