Bolehkah Merasa Paling Benar?

Kerapkali kita berdebat tentang siapa yang paling benar. Termasuk dalam hal dalam hal beragama. Akibatnya muncul perselisihan. Bagaimana sebaiknya menyikapinya?

Sabtu, 03 Jun 2017 09:35 WIB

Kerapkali kita berdebat tentang siapa yang paling benar. Termasuk dalam hal dalam hal beragama. Akibatnya muncul perselisihan. Bagaimana sebaiknya menyikapinya? Adit Insomnia dan Hilbram Dunar lewat "Saatnya Bertanya" KBR Pagi bertanya kepada Dr. Abdul Moqsith Ghazali (Pengurus Lembaga Bathsul Masail NU & MUI Pusat) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1