Bagikan:

Kerjasama KBR dengan KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Waktu Indonesia Sehat: Kejar Cakupan Imunisasi Anak

Sejak ada pelonggaran pembatasan aktivitas oleh pemerintah, maka Kementerian Kesehatan RI mulai mengintensifkan kembali kegiatan imunisasi, utamanya imunisasi dasar anak sejak bulan Mei 2022.

RAGAM

Jumat, 08 Jul 2022 14:29 WIB

Author

Paul M Nuh

Waktu Indonesia Sehat: Kejar Cakupan Imunisasi Anak

Waktu Indonesia Sehat: Kejar Cakupan Imunisasi Anak.

KBR, Jakarta - Bulan Imunisasi Anak (BIAN) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI sudah mulai dilakukan sejak Bulan Mei 2022. Sebagai tahap pertama, Bulan Imunisasi Anak dilakukan di seluruh provinsi di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Tahap berikutnya akan dimulai di bulan Agustus mencakup seluruh wilayah di Pulau Jawa dan Provinsi Bali.

dr. Prima Yosephine, MKN, Plt Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI menjelaskan, melihat data-data yang ada di Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, sejak 2 tahun terakhir di masa Pandemi Covid-19, dalam kurun waktu 2020-2021, mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan dengan tahun 2019. Di imunisasi dasar, pada tahun 2019 bisa mencapai 93,2 persen. Namun di 2 tahun terakhir ini hanya bisa mencapai sekitar 84-an persen.

Kemenkes RI dibantu UNICEF melakukan survai terkait imunisasi anak di masa pandemi. Beberapa alasan yang diterima Kemenkes adalah masyarakat enggan keluar rumah untuk melakukan imunisasi, karena memang seruan pemerintah menyarankan itu. Alasan lainnya adalah, posyandu sebagai tempat pelayanan utama imunisasi di masyarakat juga tutup di masa pandemi. Beberapa alasan itulah yang menyebabkan anak-anak tidak mendapatkan layanan imunisasi di masa pandemi.

Sejak ada pelonggaran pembatasan aktivitas oleh pemerintah, maka Kementerian Kesehatan RI mulai mengintensifkan kembali kegiatan imunisasi, utamanya imunisasi dasar anak sejak bulan Mei 2022.

dr. Prima mengingatkan, di masa pandemi, banyak anak yang tidak memperoleh imunisasi, sehingga penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan imunisasi jadi mudah menjangkit dan menular di masyarakat. Dan dalam tahap selanjutnya akan menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Inilah yang ingin Kementerian Kesehatan hindari, maka perlu dilakukan inovasi yang bisa menutup gap imunisasi yang tidak bisa dilakukan selama pandemi. Salah satunya dengan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) ini, yang tujuannya untuk mengejar capaian anak yang belum lengkap memperoleh imunisasi agar tidak keburu terjangkit penyakit.

Perbincangan selengkapnya Waktu Indonesia Sehat bersama dr. Prima Yosephine, MKM bisa anda simak di KBR Prime, youtube Berita KBR dan Spotify.

Simak episode lainnya Waktu Indonesia Sehat:

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Catatan untuk TNI

Most Popular / Trending