Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Per 28 Maret 2021 Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 1,3 juta Orang Lebih

hasil uji jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 42.685 spesimen dan kumulatifnya 12.512.030 spesimen

RAGAM

Minggu, 28 Mar 2021 22:32 WIB

Author

Paul M Nuh

Per 28 Maret 2021 Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 1,3 juta Orang Lebih

JAKARTA - Per 28 Maret 2021, angka kesembuhan bertambah 4.279 orang, sehingga jumlahnya menjadi 1.331.400 orang atau 89,0%.

Lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi, yaitu DKI Jakarta 1.359 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 365.534 orang, Jawa Barat 839 orang dan kumulatifnya 218.939 orang, Kalimantan Timur 366 orang dan kumulatifnya 58.285 orang, Jawa Timur 234 orang dan kumulatifnya 126.809 orang, serta Kalimantan Selatan menambahkan 195 orang dan kumulatifnya 23.647 orang.

Perkembangan program vaksinasi Covid-19 juga mengalami peningkatan jumlah penerima, yaitu 7.243.202 orang. Peningkatan ini karena adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 64.188 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 3.246.455 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.051 orang.

Sementara jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan berkurang sebanyak 281 kasus dan jumlah totalnya menjadi 124.236 kasus dengan persentasenya di angka 8,3%. Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, bertambah sebanyak 4.083 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya mencapai 1.496.085 kasus.

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta menambahkan 1.470 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 379.692 kasus, Jawa Barat menambahkan 534 kasus dan kumulatifnya 246.786 kasus, Jawa Timur menambahkan 266 kasus dan kumulatifnya 138.715 kasus, Kalimantan Selatan menambahkan 248 kasus dan kumulatifnya 27.119 kasus, serta Kalimantan Timur menambahkan 164 kasus dan kumulatifnya 63.093 kasus.

Untuk pasien meninggal bertambah sebanyak 85 kasus dan kumulatifnya mencapai 40.449 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian di antaranya DKI Jakarta menambahkan 23 kasus dan kumulatifnya 6.301 kasus, Jawa Timur menambahkan 18 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 9.828 kasus, Jawa Barat menambahkan 7 kasus dan kumulatifnya 3.135 kasus, DI Yogyakarta menambahkan 6 kasus dan kumulatifnya 794 kasus, serta Bali menambahkan 5 kasus dan kumulatifnya 1.112 kasus.

Selain itu, dari hasil uji jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 42.685 spesimen dan kumulatifnya 12.512.030 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 2.558.057 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 8.295.106 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 17,53% dan positivity rate spesimen mingguan (21 - 27 Mar) di angka 18,56%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 111 spesimen.

Jumlah orang yang diperiksa per 28 Maret 2021 ada 30.638 orang dan kumulatifnya 8.357.821 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 6.861.736 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 26.555 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 13,33% dan positivity rate orang mingguan (21 - 27 Mar) di angka 11,26%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 57.858 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

'Kiat Membuat Quality Time Bareng Keluarga'

Kabar Baru Jam 7

Sekolah Tatap Muka Mesti Diawasi

Kabar Baru Jam 8

Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa