Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Hasil Kepatuhan Belum Signifikan, Satgas: Bahan Evaluasi Program Operasi Yustisi Aparat

Meski efek positif dari perubahan perilaku membutuhkan waktu yang lama terhadap penurunan kasus, namun dapat menghasilkan perbaikan penanganan Covid-19 yang berkelanjutan

RAGAM

Minggu, 24 Jan 2021 16:03 WIB

Author

Paul M Nuh

Hasil Kepatuhan Belum Signifikan, Satgas: Bahan Evaluasi Program Operasi Yustisi Aparat

Ilustasi. Operasi Yustisi penegakkan prokes Covid-19 di Limba U II, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (22/1/2021). ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/rwa.

JAKARTA - Tingkat kepatuhan memakai masker dan menjaga jarak secara mingguan, mengalami kenaikan pada masa Pelaksaanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun, kenaikan ini dirasa belum sebanding dengan tingkat kepatuhan rata-rata saat di awal upaya monitoring perubahan perilaku pada September dan Oktober 2020 lalu.

"Rata-rata kepatuhan protokol kesehatan minggu lalu, cenderung meningkat dibandingkan 2 Minggu sebelumnnya, yaitu dari 50,27 persen, menjadi 62,46 persen atau naik sebesar 12,19 persen, dalam memakai masker," jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Kamis (21/1/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Sementara itu tingkat kepatuhan menjaga jarak persentasenya naik, dari 35,98 persen menjadi 53,09 persen atau naik 17,11 persen. Dibandingkan kepatuhan di awal monitoring perubahan perilaku, persentasenya menembus angka 84,77 persen dalam memakai masker dan 69,04 dalam menjaga jarak.

Melihat perbandingan itu menurut Wiku, harusnya bisa menjadi cerminan bahwa upaya dalam meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan belum tampak signifikan hasilnya. "Data ini seharusnya mampu menjadi bahan refleksi diri bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan individu maupun komunitas, serta bahan evaluasi program operasi yustisi yang sudah dilakukan aparat penegak hukum setempat," lanjutnya.

Meski efek positif dari perubahan perilaku membutuhkan waktu yang lama terhadap penurunan kasus, namun dapat menghasilkan perbaikan penanganan Covid-19 yang berkelanjutan apabila dijalankan terus menerus.

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksinasi "Drive Thru" Pertama Indonesia

Pahlawan Gambut

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10