Share This

Pakar Kebijakan Kehutanan: Umumkan Perusahaan Pembakar Hutan Tanpa Ditunda

Artinya sudah ada bukti awal yang ditemukan, lantas perlukah merahasiakan nama-nama ini demi kondisi ekonomi?

QUOTE OF THE DAY

Kamis, 29 Okt 2015 14:00 WIB

Foto: Andi Irawan

Foto: Andi Irawan

Menteri Kordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan mengatakan, pemerintah tidak mengumumkan perusahaan pembakar hutan di Sumatera dan Kalimantan karena pertimbangan ekonomi. Padahal sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya juga sudah melansir 10 nama perusahaan yang terkena sanksi administrasi.

Kepolisian juga menyebut tengah membidik 49 perusahaan pembakar hutan. termasuk enam perusahaan yang dimiliki pemodal asing (PMA). Artinya sudah ada bukti awal yang ditemukan, lantas perlukah merahasiakan nama-nama ini demi kondisi ekonomi?

Apa tanggapan Pakar Perubahan Iklim dan Ekonomi Berkelanjutan;Pakar Kebijakan Kehutanan Togu Manurung terkait hal ini?


 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.