Share This

Megi Margiyono: Hadapi Ancaman Cyber, Indonesia Perlu Institusi dan SDM yang Canggih

Indonesia belum punya institusi yang canggih.

QUOTE OF THE DAY , BERITA , NASIONAL

Kamis, 04 Jun 2015 11:54 WIB

Ilustrasi

Pemerintah Indonesia berencana akan membentuk Badan Cyber Nasional. Hal ini dilakukan karena belum kuatnya sistem cyber dari segi pengamanan. Menurut pakar siber Megi Margiyono, Indonesia belum punya institusi yang canggih. Untuk itu diperlukan perekrutan pansel yang tidak harus dari pemerintah tapi bisa saja orang dari luar Praktisi dan Hacker.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.