Gerak Seimbang Demi PSSI Baru

Polisi hingga kemarin masih mendalami aliran dana yang tertera dalam rekening Joko Driyono.

OPINI , EDITORIAL

Jumat, 22 Feb 2019 00:21 WIB

Author

KBR

Satgas Antimafia Bola sita barang bukti

Satgas Anti Mafia Bola membawa barang bukti setelah penggeledahan di depan Kantor PSSI lama, Kemang, Jakarta,(Foto: Antara/Putra Haryo Kurniawan).

Kerja cepat Satgas Antimafia Bola perlu didukung dan diapresiasi. Awalnya Satgas menangkap belasan orang terkait pengaturan skor. Lantas lanjut dengan menetapkan plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sebagai tersangka penghancuran barang bukti pengaturan skor. Polisi hingga kemarin masih mendalami aliran dana yang tertera dalam rekening Joko Driyono. Meski sang tersangka belum mau mundur dari jabatan tersebut, ini jadi momentum bagus buat membersihkan wajah kusam sepakbola nasional. 

Sebab itu, situasi politik tak boleh menghambat dimulainya Kongres Luar Biasa (KLB). Tidak ada jaminan kinerja PSSI  bisa lebih baik lepas April nanti. Apalagi sepakbola Indonesia sudah harus bersiap menghadapi jadwal padat. Mulai Piala AFF U-22 di Kamboja, FIFA match day pada bulan depan, kualifikasi Piala Asia U-23, hingga kick off Liga 1 musim 2019-2020. Laga-laga tadi tentu perlu sokongan maksimal dari kepengurusan baru PSSI, mulai dari sekarang. Tidak ada kata nanti, bila kita menginginkan perubahan yang tidak hanya berbatas penggantian ketua umum. 

Sudah saatnya kerja Satgas Antimafia Bola didukung gerak berimbang. Bukan hanya dari PSSI, tetapi juga seluruh stakeholder sepakbola nasional; asprov, klub, organisasi suporter dan organisasi lain di bawah federasi seperti asosiasi pemain serta wasit. Dengan keterlibatan seluruh pihak, masih ada asa bagi terbentuknya kepengurusan PSSI yang bersih dan berintegritas.  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.