Besok Malam, Piala Presiden 2015 Siap Digelar

Aksi sweeping tak berpengaruh. Laga final Piala Presiden jalan terus.

BERITA | OLAHRAGA

Sabtu, 17 Okt 2015 15:33 WIB

Author

Ninik Yuniati

Besok Malam, Piala Presiden 2015 Siap Digelar

Konferensi pers jelang final Piala Presiden, Sabtu (17/10). (Foto: Ninik Yuniati/KBR)

KBR, Jakarta- Penyelenggara Piala Presiden 2015 siap menggelar laga final besok malam. Sekretaris Jenderal Mahaka Sports and Entertainment Cahyadi Wanda mengatakan, persiapan menjelang laga tetap dilanjutkan, kendati banyak aksi sweeping di Jakarta. Kata dia, pihaknya menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada petugas keamanan.

"Kami persiapan tidak terganggu sama sekali, karena itu prosedur dari kepolisian, jadi kalau kami persiapan jalan terus, karena ketika kami mendapat konfirmasi akan bermain di GBK ini sudah sangat mepet, jadi persiapan kami sangat mepet," ujarnya saat menggelar acara konferensi pers di Jakarta, Sabtu (17/10).

"Kalau kami harus berhenti, gara-gara satu dua kejadian, pasti persiapan kami tidak akan maksimal. (Itu diserahkan kepada kepolisian?) Ya jadi apa pun yang terjadi di luar stadion, kami percayakan pada pihak kepolisian," ujarnya lagi.

Cahyadi Wanda menambahkan, penyelenggara menyiapkan petugas keamanan internal hingga 400 orang yang bertugas di dalam stadion. Kata dia, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian yang menjaga area ring pertama di Gelora Bung Karno hingga Semanggi. Kepolisian sendiri telah menyatakan bakal menyiapkan hingga 30 ribu personel menjaga Piala Presiden.

"Kalau tribun, kami punya internal security jumlahnya 300-400 orang," tutupnya.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Napi Koruptor Harus Jeda Lima Tahun Sebelum Maju di Pilkada