Bagikan:

Cegah Omicron, Kapal Asing Dilarang Bersandar di Pelabuhan Balikpapan

"Tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) akan melakukan tes Covid-19 kepada kru kapal yang masuk ke perairan Balikpapan,"

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 30 Des 2021 13:46 WIB

Cegah Omicron, Kapal Asing Dilarang Bersandar di Pelabuhan Balikpapan

ilustrasi aktivitas pelabuhan di Indonesia. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

KBR, Balikpapan – Kapal-kapal asing yang masuk ke perairan Balikpapan, Kalimantan Timur dilarang bersandar di pelabuhan setempat.

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan mengatakan, larangan itu diberlakukan guna mencegah masuknya covid-19 varian omicron di kota itu.

"Tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) akan melakukan tes Covid-19 kepada kru kapal yang masuk ke perairan Balikpapan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty, Kamis (30/12/2021)

Saat tes covid-19, kata dia, kapal juga harus berada beberapa mil dari pelabuhan. Selain itu, Pemkot Balikpapan juga melarang kru kapal turun ke darat.

"Nanti jika hasilnya positif tanpa gejala maka akan langsung karantina di atas laut. Jika hasilnya positif dengan bergejala baru kemudian kru kapal dibawa turun untuk menjalani perawatan di rumah sakit," jelas Andi Sri.

Seluruh sampel tes covid-19 kru kapal asing itu, kata dia, akan dikirim ke Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Makanya semua pelaku perjalanan luar negeri termasuk kru-kru kapal yang positif (covid-19) kita kirim (ke Litbangkes). Memang deteksi utama dari teman-teman KKP, bukan Dinas Kesehatan. Kantor Kesehatan Pelabuhan mereka segera memberitahu kami jika memang ada yang positif," jelasnya.

Berita daerah lainnya:

Andi Sri Juliarti menambahkan, tim gabungan juga akan berjaga-jaga di pelabuhan untuk mengawasi tidak ada kru kapal asing yang turun ke darat atau Kota Balikpapan.

Dua pekan lalu, ada enam kru kapal asing di perairan Balikpapan yang terkonfirmasi positif covid-19. Namun bukan dari varian Omicron.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua