covid-19

Pemkot Jayapura Gelar Belajar Tatap Muka di Sekolah

Para guru yang belum divaksin tidak diiizinkan terlibat kegiatan belajar tatap muka.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 27 Okt 2021 14:45 WIB

Pemkot Jayapura gelar belajar tatap muka di sekolah

Ilustrasi belajar di sekolah. Foto: ANTARA

KBR, Jayapura- Pemerintah Kota Jayapura, Papua, melakukan uji coba belajar tatap muka di sekolah mulai 25 Oktober 2021. Uji coba belajar tatap muka dilakukan untuk siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SMP). Kebijakan itu dilaksanakan Pemkot Jayapura, seiring berkurangnya angka penyebaran virus korona di sana.

Kini dalam sehari, penambahan angka positif Covid-19 bertambah 1-2 kasus per hari. Selain itu, tidak ada lagi wilayah di sana yang masuk zona merah. Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengklaim sebagian besar orang tua siswa mendukung dibukanya kembali sekolah, setelah setahun lebih siswa belajar secara daring.

"Sudah 96 persen [tenaga pendidik dan siswa] baik itu SD maupun SMP yang sudah divaksin. Hanya beberapa [tenaga pendidik] yang belum divaksin karena ada penyakit penyerta, bawaan. Maka guru guru tersebut tidak boleh datang ke sekolah melakukan tatap muka, mereka tetap lewat online," kata Tomi Mano, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: 

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menyatakan, para guru yang belum divaksin tidak diiizinkan terlibat kegiatan belajar tatap muka. Sebab, dikhawatirkan dapat berdampak pada dirinya sendiri dan orang lain.

Ia menegaskan, bakal menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat kegiatan belajar tatap muka di Kota Jayapura. Ini untuk mencegah munculnya klaster baru dan mengantisipai meningkatnya kasus Covid-19 di sana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Fachruddin Pasolo mengatakan ada 108 SD dan 48 SMP di wilayah itu yang siap melaksanakan belajar tatap muka.

Kata dia, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah menyusun standar prosedur operasional sebagai petunjuk teknis pelaksanaan belajar luar jaringan.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Popsiklus, Pemain Lama Bisnis Daur Ulang yang Makin Relevan