Ketua Sinode GMIM Desak Polisi Ungkap Pembakar Gereja di Aceh Singkil

GMIM juga kecam aksi intoleran di Aceh Singkil. Menurutnya hal itu tak perlu terjadi bila ada saling menghormati.

BERITA , NUSANTARA

Sabtu, 17 Okt 2015 15:19 WIB

Author

Zulkifli Madina

Ketua Sinode GMIM Desak Polisi Ungkap Pembakar Gereja di Aceh Singkil

Ilustrasi (Antara)

KBR, Manado- Kepolisian didesak segera ungkap pelaku pembakaran gereja di Aceh Singkil. Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Sulawesi Utara, Henny William Boot Sumakul mengatakan kejadian itu tak perlu terjadi bila saling menghargai antara pemeluk agama. Terkait peristiwa itu, dia mengecamnya.

"Sesungguhnya kalau kita saling menghormati dan menghargai satu sama lain termasuk agama, kejadian- kejadian anarkis main hakim sendiri seperti yang terjadi di Aceh Singkil itu, tidak boleh ada," ujar William Boot Sumakul.

Sumakul, berharap dalam mengusut pelaku, aparat tidak terprovokasi dan terpancing isu-isu SARA.

Sebelumnya, kekerasan antarwarga terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Akibatnya seorang warga tewas. Insiden ini dipicu pembakaran sebuah rumah yang dianggap tak memiliki izin untuk digunakan sebagai tempat ibadah.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Didesak Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan