Bagikan:

Warga Kuyawage Lanny Jaya 3 Kali Terancam Kelaparan

Hujan es yang cukup parah belum lama ini juga menyebabkan warga di Distrik Kuyawage, kelaparan karena tanaman mereka kekeringan.

NUSANTARA

Selasa, 09 Agus 2022 15:35 WIB

Warga Kuyawage Lanny Jaya 3 Kali Terancam Kelaparan

Kemensos mendistribusikan bantuan untuk masyarakat Distrik Kuyawage, Lanny Jaya, Papua, yang kelaparan akibat cuaca ekstrem, Senin, (1/8). Foto: kemensos.go.id

KBR, Jayapura- Warga Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, sudah tiga kali dilanda ancaman kelaparan akibat fenomena hujan es atau embun beku di sana.

Hujan es yang cukup parah belum lama ini juga menyebabkan warga di Distrik Kuyawage, kelaparan karena tanaman mereka kekeringan.

Kepala Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Papua, Willem Manderi mengatakan setiap tahun terjadi hujan es di Kuyawage. Namun, tidak separah seperti sekarang ini.

"Hujan es ini, inikan tiap tahun ada ini. Nah, oleh sebab itu kita harus mengkaji. Harus ada kajian-kajian yang komprehensif. Nah, oleh sebab itu kita harus mengkaji kejadian ini, sehingga jangan tiap tahun kita terus berikan bantuan-bantuan," kata William Manderi, Senin, (8/8/2022).

Menurut Willem, perlu dipikirkan solusi agar saat kejadian serupa kembali terjadi warga di sana memiliki bahan makanan yang cukup. Kata dia, fenomena hujan es yang menyebab warga Kuyawage kelaparan juga terjadi pada 1998 dan 2015.

"Tapi, langkah-langkah apa yang harus kita buat (mengatasi masalah ini). Dari berbagai instansi, kita harus melihat kondisi ini dan harus mengambil langkah-langkah," kata William Manderi, Senin, (8/8/2022).

Baca juga:

500-an Warga Terancam Kelaparan

Sebelumnya, Ratusan warga empat kampung di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, kekurangan bahan makanan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua, William Manderi mengatakan situasi itu disebabkan hujan es yang melanda daerah tersebut sejak beberapa waktu lalu. Hujan es di Distrik Kuyawage menyebabkan tanaman pertanian dan perkebunan warga kering.

Akibatnya, sekira 500-an warga di sana mulai kekurangan bahan makanan sejak pertengahan Juli 2022. Akan tetapi situasi itu baru dilaporkan awal pekan ini, sebab sulitnya akses komunikasi dan transportasi ke lokasi.

Kata dia, Distrik Kuyawage di Kabupaten Lanny Jaya, hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki selama berhari-hari, atau menggunakan pesawat berbadan kecil.

"Tim reaksi cepat akan turun untuk mengkaji itu. Kerusakannya seperti apa, terus kerugiannya seperti apa, itu nanti akan dilihat. Kepastian di lapangan seperti apa. Karena data akurat di lapangan itu menjadi dasar bagaimana kita memberikan bantuan. kejadian bencana embun beku ini, hujan es ini, inikan tiap tahun ada ini," kata William Manderi, Jumat, (5/8/2022).

Baca juga:

Kepala BPBD Papua, William Manderi mengatakan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya telah mengirim pasokan bahan makanan untuk warga di sana.

Menurutnya, selain kekurangan bahan makanan puluhan warga di Kuyawage juga dilaporkan terserang penyakit. Empat orang di antaranya telah meninggal.

Katanya, hujan es di wilayah Kuyawage terjadi setiap tahun. Untuk itu, perlu dipikirkan langkah antisipasi guna mencegah agar warga tidak kekurangan bahan makanan, apabila siklus tahunan itu kembali terjadi.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Laporan Temuan Ombudsman soal Penanganan Bencana

Most Popular / Trending