covid-19

Dijamin Keamanannya, Pengungsi Yapen Akhirnya Kembali ke Kampung

"Kapolda Papua dan Kapolres, Bupati sendiri telah memberikan jaminan, dan kemudian ada pihak Gereja Kristen Injil di Tanah Papua"

BERITA | NUSANTARA

Senin, 16 Agus 2021 16:04 WIB

Dijamin Keamanannya, Pengungsi Yapen Akhirnya Kembali ke Kampung

ilustrasi. (Foto: suarapapua.com)

KBR, Jayapura - Warga Kampung Sasawa, Distrik Yapen Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua yang mengungsi selama beberapa pekan terakhir, telah kembali ke kampungnya, Minggu (15/8/2021) kemarin.

Pengungsi bersedia kembali setelah tim dari Komnas HAM yang turun ke Yapen bernegosiasi dengan aparat keamanan, pemerintah daerah, pihak gereja dan kelompok bersenjata pimpinan Fernando Warobay.

Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey mengatakan, warga pengungsi bersedia kembali ke kampungnya, asalkan ada jaminan keamanan.

Pihak terkait, kata Frits, bersedia menjamin keamanan warga yang ingin kembali dari lokasi pengungsian.

"Kapolda Papua dan Kapolres, Bupati sendiri telah memberikan jaminan, dan kemudian ada pihak Gereja Kristen Injil di Tanah Papua. Saya ketemu Fernando Warobay sebagai pimpinan kelompok sipil bersenjata. Masyarakat saat kembali ke kampung, dia memberi jaminan. Semua pihak berkomitmen untuk masyarakat pulang, mereka menjamin keamanan," kata Frits Ramandey kepada KBR Senin (16/8/2021).

Frits mengatakan, semula pengungsi berjumlah sekitar 50 orang. Namun, saat Komnas HAM tiba di lokasi pengungsian, pengungsi Yapen tercacat sebanyak 215 orang.

"Pengungsi terdiri dari anak anak, wanita dan pria dewasa. Selama berada di pengungsian mereka tinggal sementara di 11 tenda, yang didirikan secara darurat," ungkapnya.

Sejak 5 Agustus lalu, ratusan warga Kampung Sasawa, Distrik Yapen Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua mengungsi. Mereka mengungsi pascapenyisiran Polres Yapen dibantu personel Brimob, mencari keberadaan kelompok bersenjata pimpinan Fernando Warobay.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Say No To Drugs

Kabar Baru Jam 7

Aksi Remaja Tanpa Narkoba

Coki Pardede, Narkoba, dan Kreativitas

Kabar Baru Jam 8