BPBD NTT Minta BNPB Gelontorkan Dana Tanggap Darurat

270 desa di NTT saat ini sedang dilanda kekeringan karena anomali iklim.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 07 Agus 2015 14:58 WIB

Author

Silver Sega

BPBD NTT Minta BNPB Gelontorkan Dana Tanggap Darurat

Ilustrasi kekeringan. Foto: Musyafa KBR

KBR, NTT- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana menggelontorkan dana tanggap darurat ke NTT. Ini terkait bencana kekeringan yang melanda 270 desa di daerah itu. Kepala BPBD NTT Tini Tadeus mengatakan, sudah mengirimkan surat perihal permintaan dana kepada BNPB. Kata dia, BNPB memiliki dana sekitar 75 miliar untuk tanggap darurat.

"Sudah kita usulkan, kita usulkan kesana ini tapi nanti surat ini kita tidak tahu persis berapa yang dijawab. Mudah-mudahan ada jawabannya. Dana memang sudah tersedia di apa itu sekitar ya 75 sampai 80 miliar di BNPB akan dibagi ini dana mana yang lebih prioritaskan untuk tanggap darurat ini. Mudah-mudahan kita juga ada kebagiannya gitu. Lagi proses-lagi diproses dan diverifikasi oleh teman-teman kita," kata Tini Tadeus di Kupang, Jumat (7/8/2015).

Kepala BPBD NTT Tini Tadeus menambahkan, jika BNPB menyetujui permintaan dana tanggap darurat, pihaknya akan membangun sumur bor pada desa-desa yang dilanda kekeringan, sehingga tidak kesulitan air nanti. Dia mengatakan, 270 desa di NTT saat ini sedang dilanda kekeringan karena anomali iklim. 270 desa itu tersebar pada 20 kabupaten. Dia meminta pemerintah kabupaten memanfaatkan mobil tangki air yang sudah dibagikan dan mobil tangki air milik Dinas PU dan Dinas Sosial setempat.

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17