Bagikan:

Cuaca Buruk, Harga Ikan Laut di Cilacap Melambung

Kalau ikan laut nggak ada dari bosnya. Kalau ikan laut itu dari Sidareja yang banyak.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 05 Jul 2016 19:40 WIB

Cuaca Buruk, Harga Ikan Laut di Cilacap Melambung

Pasar ikan tradisional di Cilacap, Jateng. (Foto: KBR/ M. Ridlo).

KBR, Cilacap– Pasokan ikan laut ke sejumlah pedagang di pasar tradisional Cilacap, Jawa Tengah, terhenti beberapa hari terakhir menjelang hari raya Idul Fitri ini.  Salah satu pedagang ikan, Kuswandi mengatakan saat ini ia hanya berjualan ikan tawar untuk menggantikan ikan laut dari agen yang menghentikan pasokannya.

Informasi yang diperoleh Kuswandi, nelayan jarang bisa melaut lantaran cuaca buruk dan gelombang tinggi di Pantai Selatan Jawa.  Padahal, masa mendekati lebaran seluruh jenis ikan laris sehingga harganya melambung tinggi. Kuswandi mengaku keuntungannya berkurang karena banyak langganan yang enggan mengkonsumsi ikan tawar.

"Biasanya hari-hari biasanya mah tidak (libur). Mulai hari apa ya, sudah beberapa hari tidak ada kiriman. Ada tiga harian lah, prei. Kalau ikan tawar banyak, itu dari Cianjur dikirim. Kalau ikan laut nggak ada dari bosnya. Kalau ikan laut itu dari Sidareja yang banyak." Ujar Salah satu pedagang ikan, Kuswandi, Selasa (05/07).

Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sentolo Kawat, Pairan mengatakan nelayan tidak bisa melaut dengan normal pasca rob pasang pada akhir Mei hingga saat ini. Kata dia, gelombang tinggi dan cuaca buruk membuat nelayan perahu kecil enggan melaut karena resikonya terlalu tinggi.
 
Kalau pun ada yang nekad melaut, kata Pairan, nelayan perahu kecil melaut dengan cara jolokan. Jolokan adalah melaut dengan jarak maksimal 5 mil laut dari garis pantai. Hal ini untuk mengantisipasi gelombang tinggi dan cuaca buruk yang bisa datang sewaktu-waktu. Jika gelombang tinggi datang, nelayan akan secepatnya merapat ke pantai.

Akibatnya, harga ikan laut melambung tinggi. Antara lain udang jerbung yang biasanya hanya Rp 60 ribu menjadi Rp 90 ribu per kilogram. Begitu pun dengan ikan jenis lendra dari sebelumnya Rp 15 ribu naik menjadi Rp 25 ribu per killogram. Sedangkan ikan segar lainnya mengalami lonjakan kisaran Rp10 ribu per kilogram.


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Genjot Investasi untuk Ancaman Resesi

Most Popular / Trending