Anggota TNI Tewas Tertembak di Poso, Kapolda: Kesalahan Prosedur

“Pada intinya ada kesalahan prosedur dan akan ada tim investigasi yang mengungkap semuanya.”

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 27 Jul 2016 21:29 WIB

Author

Aldrimslit Thalara

Anggota TNI Tewas Tertembak di Poso, Kapolda: Kesalahan Prosedur

Kapolda Sulteng Brigjen Rudi Sufahriadi didampingi Brigjen TNI Ilyas Alamsyah Harahap selaku wakil penanggung Jawab Operasi Tinombala 2016, dan Kombes Leo Bona Lubis selaku Kasatgas Ops Tinombala

KBR, Poso- Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah  Rudi Sufahriadi dalam kapasitasnya sebagai penanggung jawab Operasi Tinambala 2016 menyebut  telah terjadi kesalahan prosedur di lapangan yang akibatkan tewasnya Serda Muhammad Ilman anggota intel dari Korem 132 Tadulako di Poso Rabu siang. Namun Rudi enggan menjelaskan detil kesalahan prosedur yang dimaksud.

 
Rudi Sufahriadi enggan mengungkap kronologis peristiwa itu. Kata dia  akan ada tim investigasi yang dikirim dari Mabes TNI dan Mabes Polri untuk mengungkap peristiwa itu. Hingga ada hasil dari tim investigasi tersebut, baru akan diketahui detail dari peristiwa yang terjadi di lapangan dalam operasi pencarian sisa kelompok Santoso yang pada Rabu siang, justru menyebabkan gugurnya Serda  Muhammad Ilman. Kabar yang beredar, korban tewas lantaran peluru dari aparat lain.


“Pada intinya ada kesalahan prosedur dan akan ada tim investigasi yang mengungkap semuanya.” Jelas kapolda sulteng Rudi Sufahriadi.


Rudi melanjutkan, “operasi awalnya memburu sisa kelompok Santoso, tapi kali ini mengorbankan satu anggota satgas Tinombala Serda Muhammad ilman. Soal kronologisnya menunggu hasil investigasi” tegas Rudi

Dalam konfrensi Pers Satgas Tinombala 2016 Brigjen Polisi Rudi Sufahriadi didampingi Brigjen  TNI   Ilyas Alamsyah Harahap selaku wakil penanggung Jawab Operasi Tinombala 2016, dan Kombes Leo Bona Lubis selaku Kasatgas Ops Tinombala di Poso.

Jenazah dari Sersan Dua Muhammad Ilman yang tewas di Poso, telah diberangkatkan menuju Palu untuk disemayamkan di Markas Korem 132 Tadulako.



Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri