Jabat Kapolda Papua, Paulus Waterpau Ditugasi Tuntaskan Kasus Tolikara

Paulus harus meningkatkan komunikasi dengan tokoh adat dan tokoh agama setempat

BERITA | NUSANTARA | NASIONAL

Jumat, 31 Jul 2015 13:43 WIB

Author

Gun Gun Gunawan

Jabat Kapolda Papua, Paulus Waterpau Ditugasi Tuntaskan Kasus Tolikara

Paulus Waterpauw, ditunjuk menjadi Kepala Kepolisian Daerah Papua. Foto: Antara

KBR, Jakarta - Kepala Kepolisian Indonesia, Badrodin Haiti meminta Kepala Kepolisian Papua yang baru, Paulus Waterpauw, segera menyelesaikan kasus kerusuhan di Tolikara.

"Kasus Tolikara saya minta usut tuntas dengan segera. Penegakan hukum yang sudah dilakukan, lanjutkan," ujar Badrodin dalam pidato sambutan usai melantik Paulus di ruangan Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Jumat pagi.

Menurut Badrodin, Paulus harus meningkatkan komunikasi dengan tokoh adat dan tokoh agama setempat.Selain itu, ke depannya Paulus harus menjaga kerukunan antar umat beragama melalui tugas pokok dan fungsi kepolisian.

Menurut Badrodin, penyelesaian kasus Tolikara dapat menciptakan stabilitas kemanan di sana jelang Pilkada.

Hari ini Kapolri Badrodin Haiti melantik Paulus Waterpauw menjadi Kapolda Papua menggantikan Yotje Mende. Yotje Mende dicopot dari jabatannya pascakerusuhan yang terjadi di Tolikara yang menyebabkan beberapa toko, rumah, dan Mushola terbakar.

Kerusuhan itu juga menyebabkan dua orang tewas dan belasan terluka akibat tembakan polisi. Namun demikian, menurut Kabareskrim Budi Waseso, pencopotan Yotje bukan karena kerusuhan itu melainkan sudah memasuki masa pensiun.

Editor: Bambang Hari 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ilmuan Iran Dibunuh, PBB minta semua pihak menahan diri

Kabar Baru Jam 7

Menagih Penuntasan Kasus Pembunuhan Pendeta Yeremia

Kabar Baru Jam 8

Rumah Sakit Penuh, Pemkab Cilacap Sewa Hotel untuk Karantina Pasien Covid-19