Hujan Abu Gunung Raung Sampai di Banyuwangi

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Raung, Balok Suryadi mengatakan, hujan abu melanda Banyuwangi sejak hari Rabu 1 Juli 2015 kemarin.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 03 Jul 2015 11:22 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Hujan Abu Gunung Raung Sampai di Banyuwangi

Gunung Raung(ANTARAFOTO).

KBR, Banyuwangi - Hujan abu yang tipis akibat meningkatnya aktivitas Gunung Raung menimpa Desa Sumberagung, Banyuwangi, Jawa Timur. Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Raung, Balok Suryadi mengatakan, hujan abu melanda Banyuwangi sejak hari Rabu 1 Juli 2015 kemarin.

Menurutnya,  asap dari Gunung Raung masih keluar setinggi 300 meter dan tertiup angin kearah selatan. Selain hembusan asap, gempa tremor juga masih kerap terjadi di gunung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember tersebut. Menurut Balok, sebelumnya hujan abu lebih sering turun di Kabupaten Bondowoso dan Jember.

“Selalu tertutup kabut, namun untuk suara gemuruh terdengar tadi itu menerus, suara gemuruhya menerus ada durasi mungkin dua, tiga menit suara gemuruh menerus. Untuk saat ini mulai kemarin itu hujan abu tergantung arah angin. Kalua seperti di Songgon sampai di pos pemantau kami itu mungkin jarak sekitar 3 kilo dari puncak kawah aktif itu jadi ada hujan abu namun tipis sekali,” kata Balok Suryadi.

Sementara itu, BPBD Banyuwangi sendiri telah menyiapkan 200 ribu lebih masker untuk mengantisipasi terjadinya hujan abu dari aktivitas vulkanik Gunung Raung. Masker tersebut sengaja  belum dibagikan ke sejumlah titik rawan erupsi Gunung Raung, karena aktifitasnya dinilai masih belum membahayakan penduduk setempat.

Sebagai info, status Gunung Raung di Jawa Timur meningkat dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III). Gunung Raung dinaikkan menjadi Siaga mulai tanggal 30 Juni 2015 pukul 9.00 WIB karena aktivitas kegempaannya mengalami peningkatan. Dengan meningkatnya status Gunung Raung ini, PVMBG merekomendasikan tidak ada aktifitas manusia di radius 3 kilometer dari puncak gunung.


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18