Bandara Blimbingsari Kembali Ditutup

Sebelumnya, Gunung Raung di Jawa Timur masih terus menyemburkan asap kelabu tebal sejak Selasa, 21 Juli 2015 kemarin.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 22 Jul 2015 13:25 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Bandara Blimbingsari Kembali Ditutup

Bandara Blimbingsari Banyuwangi. Foto: Antara

KBR, Banyuwangi- Otoritas Bandara Blimbing Sari, Banyuwangi Jawa Timur  kembali menghentikan aktivitas penerbangan, menyusul erupsi Gunung Raung  yang kembali meningkat.

Kepala Bandara Blimbingsari Banyuwangi, Sigit Widodo mengatakan, bandara Blimbing Sari mulai menghentikan aktivitas penerbangan pada pukul 07:00 WIB hingga pukul 16:00 wib. Kata Sigit, penutupan bandara ini dilakukan karena berdasarkan informasi dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak Rabu pagi (22/7/2015) ruang udara di wilayah bandara terpapar abu vulkanik Gunung Raung. Sehingga sangat membahayakan bagi aktivitas penerbangan.

“Pertimbanganya yang jelas kondisi paparan debu vulkanik Gunung Raung terutama yang diwilayah udara. Kalua dilingkungan banadaranya masih clear tapi data satelit yang dikirim BMKG arah paparanya ke tenggara. Artinya beresiko bagi penerbangan,” kata Sigit Widodo (22/7/2015).

Sigit Widodo menambahkan, akibat penutupan bandara, dua maskapai Yaitu Garuda Indonesia dan Wings Air membatalkan penerbangannya hari ini. Yaitu rute Garuda Indonesia Surabaya-Banyuwangi PP  dan Denpasar-Banyuwangi PP, kedua rute penerbangan Wings Air Surabaya-Banyuwangi PP.

Sebelumnya, Gunung Raung di Jawa Timur masih terus menyemburkan asap kelabu tebal ke angkasa sejak Selasa, 21 Juli 2015 kemarin. Abu yang membubung hingga 1.500 meter dari bibir kawah itu membuat puncak gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso itu tertutup kabut.

Kepala Subbidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Barat Hendra Gunawan mengatakan aktivitas vulkanis Gunung Raung masih fluktuatif. Gempa tremor masih terus terjadi meski ada kecendrungan menurun.

Status Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi, Jawa Timur, meningkat dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III). Gunung Raung dinaikkan menjadi Siaga mulai tanggal 29 Juni 2015 pukul 9.00 WIB karena aktivitas kegempaannya mengalami peningkatan.

Dengan meningkatnya status Gunung Raung Ini PVMBG merekomendasikan tidak ada aktifitas manusia di radius 3 kilometer dari puncak gunung.

Editor : Sasmito Madrim
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Pemerintah akan Evaluasi Peningkatan Serapan Anggaran

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18