covid-19

Aktivitas Gunung Raung di Jawa Timur Meningkat

Gempa termor Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember semakin meningkat dalam waktu enam jam terakhir.

NUSANTARA

Sabtu, 04 Jul 2015 14:46 WIB

Aktivitas Gunung Raung di Jawa Timur Meningkat

Gunung Raung di Jawa Timur. (Foto: Antara)

KBR, Banyuwangi- Gempa termor Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember semakin meningkat. Dalam waktu enam jam terakhir, kekuatan gempa tremor yang tercatat oleh alat pencatat gempa di Pos Pengamatan Gunung Api Raung bertambah dari 25 milimeter menjadi 27 milimeter.

Pengamat di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Burhan Alethea mengatakan, peningkatan gempa tremor itu menunjukan aktivitas magma di Gunung Raung bertambah besar. Namun kata Burhan, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana (PVMBG) belum menghitung berapa jumlah material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunung Raung.


Selain itu Kata Burhan, peningkatan aktivitas Gunung Raung juga ditandai masih  dengan masih keluarnya asap pekat setinggi 300 meter, terdengar suara Gemuruh dan munculnya sinar api.

“Aktivitas di puncaknya memang semakin rutin, rutinitas letusanya itu semakin sering, tapi letusan kecil cuman jika asapnya hitam dan tebal seperti itu memang agak besar sedikit. Itu memang karena pembentukan dari kejala tremor terus – menerus itu muncul, terus timbul ada krucut sinder namanya terus keluar jadi lubang aktivitas lagi,”kata Burhan Alethea.

Burhan Alethea Pengamat di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung menambahkan,  pada hari Kamis 2 Juli 2015 gempa tremor tercatat  rata-rata 25 milimeter. Namun pada hari jumat 3 Juli 2015 gempa tremor meningkat menjadi 27 milimeter. Kata dia, gempa tremor adalah gempa yang terjadi karena adanya aktivitas vulkanik (magma) pada suatu gunung berapi. Sedangkan kekuatan gempa Gunung Raung terus meningkat sejak statusnya naik menjadi siaga level III.

Status Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi, Jawa Timur, meningkat dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III). Gunung Raung dinaikkan menjadi Siaga mulai tanggal 29 Juni 2015 pukul 9.00 WIB karena aktivitas kegempaannya mengalami peningkatan. Dengan meningkatnya status Gunung Raung Ini PVMBG merekomendasikan tidak ada aktifitas manusia di radius 3 kilometer dari puncak gunung.

Editor: Erric Permana 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Siapkan Pembelajaran Tatap Muka Digelar?

Kabar Baru Jam 8

Wisata Sehat di Tengah Pandemi

Desa Wisata Tak Kehilangan Pesona