Bagikan:

Jual Amunisi ke TPNPB, Prajurit TNI di Kabupaten Intan Jaya Ditangkap

"Dari pengembangan pemeriksaan FS diperoleh keterangan sudah membeli amunisi sebanyak 10 butir, dari oknum TNI"

NUSANTARA

Kamis, 09 Jun 2022 10:12 WIB

Jual Amunisi ke TPNPB, Prajurit TNI di Kabupaten Intan Jaya Ditangkap

Ilustrasi: Personil TPNPB dengan senjata di Intan Jaya, Papua. (TNPB News)

KBR, Jayapura-  Seorang anggota TNI Satgas Apter Kodim persiapan Kabupaten Intan Jaya, Papua ketahuan menjual amunisi kepada Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di sana. Prajurit TNI bernama Asben Kurniawan Gagola (AKG)  ditangkap tim gabungan TNI-Polri di Distrik Sugapa, Salasa (7/6/2022).

Juru Bicara Kodam XVII Cenderawasih, Herman Taryaman mengatakan, pelaku menjual amunisi kaliber 5,56 milimeter sebanyak 10 butir, seharga Rp 2 juta. Amunisi itu dijual kepada anggota TPNPB bernama Fabianus Sani (FS), dengan perantaraan Jhon Sondegau (JS).

Kata Herman, kasus ini terungkap ketika sebelumnya tim gabungan TNI-Polri menangkap Fabianus Sani, yang merupakan pelaku pembacokan terhadap tokoh agama di sana.

"Dari pengembangan pemeriksaan FS diperoleh keterangan sudah membeli amunisi sebanyak 10 butir, dari oknum TNI melalui JS, salah satu perantara. Setelah mendapat keterangan dari FS, kemudian dilaksanakan penjemputan terhadap JS dan secara kebetulan sedang bersama aparat TNI atas nama Praka AKG yang merupakan anggota Satgas Avter Kodim persiapan Intan Jaya, di rumah JS," kata Herman Taryaman, Kamis (9/6/2022).

Juru Bicara Kodam XVII Cenderawasih, Herman Taryaman mengatakan, dari hasil pemeriksaan anggota TNI Asben Kurniawan Gagola telah dua kali menjual amunisi kepada anggota TPNPB, Fabianus Sani.

Baca juga:



Herman mengatakan, puluhan butir amunisi yang dijual pelaku, merupakan peninggalan Satgas Yonif 501. Pelaku mengambil sebanyak 50 butir amunisi itu di Pos TNI Holomama.

Kata dia, kini Asben Kurniawan Gagola telah berada di Sub Denpom Nabire untuk menjalani proses lebih lanjut.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Pengungsi dan Persoalan Regulasi di Indonesia