Workshop Kejahatan Lingkungan, Memahami Isu dan Liputan Investigasi

Lima jurnalis akan dipilih untuk memenangkan 5 Story Grants masing-masing senilai $6,000 untuk melakukan liputan, dengan pendampingan dari ERC, EJF dan Tempo Institute.

NUSANTARA

Rabu, 23 Jun 2021 16:01 WIB

Author

KBR

Workshop Kejahatan Lingkungan, Memahami Isu dan  Liputan Investigasi

KBR-Jakarta Hai Jurnalis, kamu tertarik dengan isu lingkungan?

Mari gabung di workshop yang kami adakan soal kejahatan lingkungan.

Indonesia menghadapi tantangan besar terkait kejahatan lingkungan dalam berbagai bentuk. Diantaranya kegiatan perikanan yang melanggar hukum, tidak dilaporkan dan tidak diatur (Illegal, Unreported and Unregulated Fishing/IUUF) yang dilakukan oleh kapal ikan domestik atau yang berbendera asing.

Fokus workshop yang akan kami hadirkan adalah soal IUUF, perdagangan satwa liar ilegal serta perdagangan hiu.

Media di Indonesia mulai banyak mengangkat peristiwa terkait kejahatan lingkungan ini. Namun, ada banyak detil peristiwa atau kasus soal kejahatan lingkungan yang sangat spesifik dan harus dipelajari secara khusus.

Dengan pengetahuan dan kemampuan media yang terbatas, maka hasil liputan pun tak bisa maksimal. Karena itu, jurnalis dan media perlu dibekali kemampuan untuk melakukan liputan investigatif untuk membangun kesadaran akan pentingnya isu kejahatan lingkungan.

KBR bekerjasama dengan Environmental Reporting Collective (ERC), didukung Environmental Justice Foundation (EJF), menyelenggarakan 5 webinar untuk jurnalis Indonesia untuk meningkatkan pemahaman isu dan kapasitas dalam melakukan peliputan kasus terkait kejahatan lingkungan.

Lima jurnalis akan dipilih untuk memenangkan 5 Story Grants masing-masing senilai $6,000 untuk melakukan liputan, dengan pendampingan dari ERC, EJF dan Tempo Institute.

Setiap workshop akan diikuti 10 jurnalis yang bekerja di wilayah Indonesia, dengan prioritas dari wilayah Jawa, Sulawesi dan Papua Barat.

Tema Workshop:

1. Kejahatan lingkungan dan IUUF, Juli 2021 (Penutupan pendaftaran 11 Juli 2021) 

2. IUUF dan rantai pasar perdangangan hiu, September 2021

3. Transparansi dalam perikanan, Februari 2022

4. Perdagangan satwa liar, April 2022

5. Deforestasi daratan dan laut & pengenalan soal blue carbon, September 2022

Workshop akan melibatkan narasumber dari berbagai CSO, institusi penegak hukum, peneliti serta pejabat pemerintah yang bergerak di bidang lingkungan serta jurnalis investigasi dari EJF, ERC dan Tempo Institute.

Setiap workshop daring terdiri dari 3 sesi yang diselenggarakan di 3 hari yang berbeda, masing-masing dengan durasi 2 jam lewat Zoom.

Sesi tersebut adalah:

1) Terkait tema workshop (pemaparan & diskusi dengan 2 narasumber)

2) Terkait teknik liputan investigasi (pemaparan & diskusi dengan 1 narasumber)

3) Presentasi ide liputan, berbagi pengalaman liputan/contoh kasus (diskusi dengan EJF/ERC/Tempo Institute)

Jurnalis yang idenya terpilih akan mendapatkan Story Grant untuk melakukan liputan.

Hasil liputan wajib dipublikasikan di media tempat jurnalis bekerja dan/atau media lain yang disepakati, sesuai tenggat waktu yang ditentukan EJF.

Koordinasi terkait pengerjaan dan publikasi hasil liputan dilakukan langsung dengan EJF.

Persyaratan peserta:

1. Memiliki pengalaman minimal 3 tahun

2. Bekerja di media nasional maupun lokal, dari berbagai platform (audio, visual, teks)

3. Menyertakan contoh karya yang pernah dilakukan sebelumnya terkait tema kejahatan lingkungan (sedikitnya 3 karya)

4. Menyertakan surat keterangan dari atasan langsung di Redaksi yang memberikan dukungan untuk mengikuti webinar serta (jika terpilih) melakukan liputan dengan dukungan dari EJF. 

Untuk jurnalis lepas (freelance), menyertakan surat keterangan dari media yang akan memuat hasil liputan jika terpilih untuk mendapatkan Story Grant.

5. Komitmen untuk mengikuti ketiga sesi workshop secara utuh.

Setiap jurnalis diharapkan hanya memilih 1 webinar mengingat ada peluang memenangkan Story Grant, di mana jurnalis akan melakukan liputan sesuai ide yang diajukan dan disetujui.

Jurnalis yang berminat bisa mengisi Google Form di link berikut: http://bit.ly/WorkshoptentangK...

Kami tunggu partispasi kamu, kuota terbatas, lho.

“This workshop is kindly supported by the Bureau of International Narcotics and Law Enforcement Affairs of the U.S. Embassy, Jakarta."

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Melimpah Limbah Medis

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11