Gara-Gara Dispenser Disita, Napi Mengamuk dan Membakar Lapas Sigli

"Ada misskomunikasi antara petugas dan warga binaan."

BERITA , NUSANTARA

Senin, 03 Jun 2019 18:24 WIB

Author

Alfath Asmunda, Erwin Djalaluddin

Gara-Gara Dispenser Disita, Napi Mengamuk dan Membakar Lapas Sigli

Anggota Polisi berjaga di depan Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sigli usai terjadinya kerusuhan di Aceh, Senin (3/6/2019). (Foto: ANTARA/ Rizal Rahmad)

KBR, Aceh – Kebakaran terjadi di Lembaga Permasyarakatan Kelas II-B Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh pada Senin (3/6/2019) siang. Insiden ini menurut Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Aceh, Meirah Budiman diduga akibat narapidana yang mengamuk lantas membakar ruang kerja Kepala Pengamanan Lapas serta fasilitas lain.

Kata dia, emosi itu dipantik oleh penyitaan dispenser dari bilik napi oleh seorang petugas sipir.

"Ada misskomunikasi antara petugas dan warga binaan. Jadi pegawai kami itu tanpa sepengetahuan kepala rutan, mengambil dispenser yang ada dalam kamar hunian warga binaan," jelas Meurah di Aceh, Senin (3/6/2019).

Lapas Sigli dihuni oleh 566 narapidana. Saban bulan Ramadan, pengelola penjara memang membagikan dispenser untuk penghuni.

Meurah Budiman mengklaim, pengambilan dispenser tersebut merupakan inisiatif petugas. Yang akhirnya, memicu kemarahan para tahanan.

Baca juga:


Pemadam kebakaran menyemprotkan air ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sigli usai terjadinya kerusuhan di Aceh, Senin (3/6/2019). (Foto: ANTARA/ Rizal Rahmad)

"Narapidana ada sedikit marah karena ada tindakan pegawai mengutip atau mengambil dispenser yang sebelumnya dibagi Karutan untuk membantu memperlancar puasa saat sahur dan berbuka di seluruh blok hunian."

Akibat kebakaran tersebut, fasilitas perkantoran serta beberapa ruang musnah dilalap api.

"Apinya sudah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar). Saya dari Banda Aceh langsung turun ke lokasi untuk mengecek secara langsung. Kami lagi data dan evaluasi," tutur Meurah.



Editor: Nurika Manan 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Cek Fakta Top 5 Hoax of The Week 7-13 September 2019

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Presiden Tegas Tetapkan Darurat Nasional Kabut Asap

Kabar Baru Jam 15