Bagikan:

Lima Kabupaten di NTT Tertinggi Kasus Perdagangan Orang

Kabupaten itu meliputi Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

BERITA | NUSANTARA

Senin, 06 Jun 2016 11:16 WIB

Author

Silver Sega

Lima Kabupaten di NTT Tertinggi Kasus Perdagangan Orang

Foto ANTARA

KBR, Kupang - Jumlah kasus perdagangan manusia tertinggi di Nusa Tenggara Timur berada di 5 kabupaten. Lima kabupaten itu meliputi Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya. "Saat ini kami bekerja di lima kabupaten, karena memang lima kabupaten tersebut memiliki angka tertinggi kasus perdagangan orang di NTT," menurut Pimpinan Proyek OTMI, Mira Kartawijaya.

Mira merujuk pada data Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia atau BP3TKI dan LSM-LSM lokal di NTT. "Berdasarkan assessment yang kami lakukan pada Desember 2015 itu menunjukkan bahwa terjadinya migrasi tidak aman atau perdagangan orang itu lebih karena memang orang-orang yang berhasil dibujuk rayu itu tidak mengetahui cara yang tepat atau cara yang benar melakukan migrasi aman," ungkapnya di Kupang, Senin, 6 Juni 2016.

Mira Kartawijaya menambahkan, rendahnya tingkat pendidikan di NTT membuat warga rentan terjerumus dalam perdagangan manusia. Itu sebab, sosialisasi untuk menjadi TKI dengan aman sangat diperlukan di 5 kabupaten tersebut.

OTMI akan melatih guru SMP dan kader-kader untuk menjadi juru kampanye Migrasi Aman Anti Traficking di lima kabupaten. 


Editor: Damar Fery Ardiyan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending