Sultan Bakal Jelaskan Pesannya Kepada Kerabat Pekan Depan

Gubernur Yogyakarta Sri Sultan HB X akan memanggil kerabat kraton minggu depan.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 06 Mei 2015 21:36 WIB

Author

Febriana Shinta Sari

Sultan Bakal Jelaskan Pesannya Kepada Kerabat Pekan Depan

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X keluar dari Siti Hinggil Keraton Ngayogyakarta seusai mengeluarkan sabda raja atau perintah raja di Siti Hinggil Keraton Ngayogyaka

KBR, Yogyakarta- Gubernur Yogyakarta Sri Sultan HB X akan memanggil kerabat kraton minggu depan. Pemanggilan tersebut untuk menjelaskan tentang isi sabdatama dan sabda raja yang telah dilakukannya. Menurut Sultan, saat ini dirinya akan membiarkan pihak yang tidak setuju untuk berkoar-koar.

"Minggu depan akan saya panggil semua, saat ini saya biarkan yang tidak setuju untuk berkoar-koar, biarkan saja dulu," ujarnya saat di temui di kantor Gubernur, Rabu (6/5).

Namun Sultan tidak menjamin pertemuan tersebut akan berjalan dengan lancar. "Saya akan panggil semuanya itu saja."

Dirinya pun berjanji akan memberikan penjelasan kepada masyarakat melalui media. "Akan ada pertemuan dengan wartawan saya akan menjelaskan semuanya."

Terkait perubahan gelar yang dilakukannya melalui sabdatama 30 April lalu, Sultan mengaku akan segera memberitahukan kepada Kemendagri. "Ya ini sedang saya buat, nanti dikirimkan ke Kemendagri."

Sementara itu di makam raja-raja Imogiri, adik Sri Sultan HB X Yudoningrat mengaku tidak akan datang dalam setiap undangan yang dikirimkan Sultan. Menurutnya hal tersebut tidak perlu penjelasan. "Apanya yang harus dijelaskan, wong peraturan tersebut sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Semuanya yang dilakukannya (Sultan HB X-red) adalah cacat hukum."

Adik Sultan lain ibu ini justru mengaskan saat ini Kraton Jogja tidak mempunyai raja. "Gelar yang disematkan saat pelantikan sudah diubah, berarti tidak ada lagi raja sesuai dengan tatanan yang berlaku."

Dirinya menambahkan, malam ini kerabat kerajaan yang menolak sabda Raja, akan bertemu untuk membahas langkah selanjutnya. "Kami akan mengumpulkan kerabat yang tidak setuju, agar langkah selanjutnya lebih terarah."

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Samoa Menetapkan Status Darurat Campak

Laporan Prakiraan Cuaca Sepekan Ke Depan Dari BMKG

Bakal Eksklusif, Masuk Pulau Komodo Mesti Pakai Membership?

Kabar Baru Jam 8