Perayaan Hari Jadi Bogor Ditargetkan Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Untuk menarik wisatawan, 3 Juni nanti akan digelar helatan pesta rakyat mirip dengan masa Kerajaan Pajajaran dulu.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 19 Mei 2015 14:21 WIB

Author

Rafik Maeilana

Perayaan Hari Jadi Bogor Ditargetkan Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Sejumlah pengunjung mengabadikan bagian belakang Istana Bogor dari Kebun Raya Bogor, Jabar. Foto: Antara

KBR, Bogor- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ekonomi Kreatif Disbudparekraf Kota Bogor menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan hingga 100 persen pada perayaan Hari Jadi Bogor HJB ke 533. Pasalnya, kata Kepala Disbudparekraf Kota Bogor Shahlan Rasyidi, tahun lalu, peningkatan wisatawan hanya mencapai 75 persen dari target. Rencananya, untuk menarik wisatawan, puncak perayaan pada 3 Juni nanti akan digelar helatan pesta rakyat yang disajikan mirip dengan masa Kerajaan Pajajaran dulu. Setiap daerah akan membawa hasil buminya masing-masing yang nantinya diserahkan ke pimpinan. 

"Tujuannya kan memang meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bogor. Makanya nanti helatan ini bakal lebih meriah dari perayaan Cap Go Meh yang selama ini ada," katanya saat ditemui di Balai Kota Bogor, Selasa (19/5/2015)

Shahlan menjelaskan, sejak awal Mei rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor ke-533 sudah dilakukan di tiap kelurahan dan komunitas. Termasuk nantinya juga akan digelar Istana Bogor Open, yang sudah menjadi agenda dari tahun ke tahun. Sepanjang 2014, tercatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke bogor sebanyak lebih dari 4 juta orang. 

"Istana open tetap diadakan, tetapi untuk tahun ini tidak bisa untuk masuk ke dalam Istana. Mengingat pak Jokowi juga kan intens datang ke Bogor," jelasnya.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat

Kabar Baru Jam 15

Perlukah Sertifikasi Pernikahan?

Kabar Baru Jam 14