Bagikan:

Warga Tionghoa di Jombang Berbagi Makanan Buka Puasa

Kegiatan itu merupakan bentuk solidaritas bagi umat Islam yang sedang menempuh perjalanan jauh dan mudik.

NUSANTARA

Selasa, 26 Apr 2022 21:57 WIB

Warga Tionghoa di Jombang Berbagi Makanan Buka Puasa

Warga keturunan Tionghoa saat membagikan nasi kotak dengan hiburan barongsai di depan Gereja Katolik Jalan Wahid Hasyim, Jombang, (26/4/2022). KBR/Muji Lestari

KBR, Jombang- Warga keturunan Tionghoa di Jombang, Jawa Timur, membagikan ribuan nasi kotak untuk para musafir dan pemudik yang melintas di wilayah Kota Santri, Selasa, 26 April 2022.

Kegiatan itu merupakan bentuk solidaritas bagi umat Islam yang sedang menempuh perjalanan jauh dan mudik. Tujuannya agar mereka bisa menyantap makanan untuk berbuka puasa ketika di tengah perjalanan.

Pembagian menu berbuka puasa tersebut disertai hiburan Barongsai. Yakni, kesenian tarian naga khas Tionghoa milik salah satu anggota Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Jombang.

Wakil ketua PSMTI, Soetikno mengatakan ada 2.700 nasi kotak yang dibagikan selama enam hari berturut-turut di sejumlah titik. Salah satunya di yayasan anak yatim di sana.

"Kita berbagi takjil ini kan untuk musafir, saudara kita yang lagi puasa. Ya, kita kasih semacam solidaritas yang berpuasa. Intinya ini solidaritas kami," kata Soetikno.

Baca juga:

Pembagian nasi kotak untuk buka puasa itu sudah berjalan selama empat hari. Kali ini acara digelar di depan Gereja Katolik Indonesia, Jalan Wahid Hasyim.

Sebelumnya, mereka juga membagikan makanan di beberapa titik yang menjadi daerah strategis atau alternatif yang dilalui pengguna jalan atau pemudik dari berbagai wilayah maupun tujuan.

"Kemarin di depan Klenteng Gudo, lalu beberapa titik di dalam kota Jombang," tuturnya.

Soetikno berharap mudik tahun ini berjalan lancar. Selain itu, kerukunan antarumat beragama di Indonesia juga bisa terus terjalin.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Kabar Baru Jam 8

Kick Off Seminar: Jurnalisme di bawah Kepungan/Tekanan Digital

Kabar Baru Jam 7

Most Popular / Trending