covid-19

Gula Pasir Langka di Kotawaringin Barat Kalteng

Kelangkaan gula terjadi diduga karena Bulog menjual gula kepada distributor besar di luar RPK. Akibatnya, gula ditahan di gudang mereka dan harga gula di masyarakat cenderung naik.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 08 Feb 2017 09:25 WIB

Author

Alex Gunawan

Gula Pasir Langka di Kotawaringin Barat Kalteng

Ilustrasi. (Foto: agro.kemenperin.go.id)


KBR, Pangkalan Bun - Para pedagang sembako mitra Bulog Sub Divisi Regional Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah mengeluhkan terjadinya kelangkaan gula beberapa pekan terakhir.

Para pedagang mitra Bulog itu tergabung dalam Sahabat Rumah Pangan Kita (RPK).

Distributor Center RPK Nur Kholis mengatakan kelangkaan gula terjadi diduga karena Bulog menjual gula kepada distributor besar di luar RPK. Akibatnya, gula ditahan di gudang mereka dan harga gula di masyarakat cenderung naik.

Baca juga:


Beberapa minggu lalu harga gula pasir mencapai Rp15 ribu per kilogram.

"Yang harga standar Rp10 ribu sudah tidak ada lagi sampai sekarang. Ya dampaknya harga gula di pasaran langsung naik, pas stok kosong kemarin bahkan sampai Rp15 ribu," kata dia.

Nur Kholis berharap Bulog mengutamakan para pedagang mitra yang dihimpun pemerintah dalam Sahabat RPK. Ia mengatakan pedagang mitra tidak mengambil stok sebanyak distributor besar, namun pedagang yang dihimpun lewat Sahabat RPK langsung berinteraksi dan mendistribusikan gula ke masyarakat.

Editor: Agus Luqman  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Mampukah Polisi Respons Cepat Kasus yang Libatkan Anggotanya?