Lima Desa di Jombang Masih Banjir

Banjir terjadi sejak Jumat malam.

BERITA | NUSANTARA

Sabtu, 02 Jan 2016 18:23 WIB

Author

Muji Lestari

Lima Desa di Jombang Masih Banjir

Sebuah becak menerjang banjir yang terjadi di Kecamatan Jombang Kota, Jombang, Jatim. (Foto: Muji Lestari/KBR)

KBR, Jombang- Banjir masih menggenangi sejumlah pemukiman penduduk di lima desa di Jombang, Jawa Timur selama dua hari ini. Sebagian warga yang rumahnya kebajiran, harus tinggal di pengungsian yang disediakan oleh petugas, Sabtu (02/01/16). 

Salah satu warga korban banjir, Tirto Agung, mengatakan, masih banyak juga warga yang nekad tinggal di rumah masing-masing. Namun demikian, ketinggian air yang membanjiri kampung sudah mulai surut, yakni sekitar 40 centimeter atau setinggi lutut orang dewasa. 

"Mulai surut sekarang. Kira-kira sudah tinggal 40 centimeteran. Sekarang warga benahi tanggul karena jebol, ada juga yang bersih-bersih rumah masing-masing," kata Tirto Agung, Sabtu (01/02)

Di Jombang banjir melanda sejumlah pemukiman warga dan areal persawahan di lima Kecamatan sejak Jumat dini hari. Banjir terparah terjadi di kecamatan Jombang Kota. Pasalnya ada sekitar lima desa yang hingga saat ini masih terendam. 

Banjir disebabkan oleh luapan sungai Vanengel setelah diguyur hujan deras semalam pada saat malam tahun baru kemarin. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengantisipasi banjir dengan meninggikan tanggul sungai dan melakukan normalisasi agar tidak terus-menerus kebanjiran. Sebagian besar merupakan daerah langganan banjir setiap tahun. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8