Bagikan:

Varian Omicron Meluas, Satgas: Larangan WNA Masuk Bisa Bertambah

"Jadi untuk sementara ini 11 negara dan jumlahnya mungkin akan terus bertambah sesuai perkembangan yang dinamis, tapi sejauh ini baru 11"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 30 Nov 2021 15:23 WIB

Varian Omicron Meluas, Satgas: Larangan WNA Masuk Bisa Bertambah

Jadwal penerbangan internasional di bandara soekarno-hatta, Senin (29/11/21) (Foto: Antara/Fauzan)

KBR, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19  mengatakan kemungkinan larangan bagi Warga Negara Asing (WNA) yang mau masuk ke Indonesia bisa bertambah, seiring merebaknya varian Covid-19 B.1.1.529 atau omicron.

"Jadi untuk sementara ini 11 negara dan jumlahnya mungkin akan terus bertambah sesuai perkembangan yang dinamis, tapi sejauh ini baru 11. Nanti kalau ada data terbaru yang di-update dari Balai Karantina Kesehatan, kita akan sesuaikan dengan situasinya tentu saja," kata Ketua Bidang Komunikasi Publik , Hery Trianto, Selasa (30/11/2021).

Hery menyebut, saat ini WNA yang pernah bepergian di 11 negara terlarang dalam 14 hari sebelum masuk ke Indonesia akan ditolak masuk.

Ia menjelaskan, saat ini Satgas Covid-19 bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan juga terus memasifkan pengambilan sampel whole genome sequencing, untuk memastikan varian omicron tidak masuk ke Indonesia. 

Baca juga:

Menurut Hery, proses skrining yang cepat dan tepat sangat penting dilakukan, agar pendeteksian kehadiran varian tersebut bisa diketahui lebih awal di Indonesia.

"Kalau itu bisa diketahui lebih cepat, tentu saja treatment akan lebih mudah dilakukan antara lain dengan melokalisir mereka dengan kemudian bisa melanjutkan perjalanannya di Tanah Air," jelasnya.

Sebelumnya, daftar 11 negara yang dilarang adalah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia dan Hong Kong.

Namun demikian, beberapa negara di Eropa yang diduga telah ditemukan kasus varian omicron saat ini belum dilarang masuk ke Indonesia seperti Inggris, Italia, Israel, Belgia, dan Republik Ceko. Selain itu, varian omicron juga terdeteksi di Australia. 


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Subsidi dan Tata Kelola Pupuk Indonesia

Most Popular / Trending