covid-19

Jalankan Arahan Presiden, Panglima Perintahkan Jajaran Bantu Percepatan Vaksinasi

"Mengejar provinsi-provinsi yang memang vaksinasinya belum sampai 50 persen. Jadi dalam waktu dekat, satu atau dua minggu ini akan kita berusaha kejar"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 23 Nov 2021 18:33 WIB

Jalankan Arahan Presiden, Panglima Perintahkan Jajaran Bantu Percepatan Vaksinasi

Panglima TNI, Andika Perkasa (kiri) berbincang dengan Kapolri, Listyo Sigit saat berkunjung ke Mabes Polri, Selasa (23/11/21). (Foto: Antara/Div Humas Polri)

KBR, Jakarta - Panglima TNI Andika Perkasa berjanji akan memerintahkan jajarannya membantu percepatan vaksinasi di daerah yang capaiannya masih rendah.

Andika memastikan akan menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo terkait back up atau bantuan TNI-Polri mengakselerasi vaksinasi di lapangan.

"Mengejar provinsi-provinsi yang memang vaksinasinya belum sampai 50 persen. Jadi dalam waktu dekat, satu atau dua minggu ini akan kita berusaha kejar supaya mereka bisa mengikuti provinsi-provinsi lain melebihi 50 persen dan bahkan di akhir tahun sesuai dengan target yang sudah dipatok pemerintah 70 persen," katanya usai bertemu Kapolri, Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Andika mengatakan, arahan dari Presiden Jokowi terkait percepatan vaksinasi sudah cukup jelas.

"Terutama yang berkaitan dengan target kekebalan komunal atau herd immunity yang tengah dicapai oleh pemerintah pada akhir tahun ini sebesar 70 persen," ungkapnya.

Saat rapat terbatas terkait Evaluasi PPKM di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/11/2021) kemarin, Presiden Jokowi meminta target 70 persen vaksinasi Covid-19 harus tercapai akhir tahun ini.

Presiden lantas memerintahkan jajarannya proaktif dan jemput bola agar target vaksinasi tercapai di akhir 2021.

"Saya minta proaktif jemput bola dan juga datangi masyarakat dan saya minta back up dari TNI dan Polri utamanya untuk yang lansia betul-betul dilakukan. Saya melihat (vaksinasi) door to door yang dilakukan oleh BIN (Badan Intelijen Negara) juga baik karena ini diambil yang divaksin adalah yang lansia (lanjut usia). Kita harapkan terutama untuk pemerintah daerah yang masih rendah vaksinasi agar diberikan bantuan secara khusus,” ucap Jokowi.

Kepala negara turut menekankan kepada setiap daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah, untuk diberikan perhatian khusus.

Saat ini, sekitar 73,3 juta orang atau 51,9 persen penduduk sasaran vaksinasi telah mendapat vaksin dosis pertama dan 43,4 juta orang atau 30,7 persen mendapatkan vaksin dosis kedua.

Berita terkait:

Kemudian di program Vaksinasi Gotong Royong, ada 1,2 juta orang atau 8,2 persen telah divaksinasi dosis pertama dan 1,1 juta orang atau 7,4 persen divaksinasi dosis kedua.

Sementara target vaksinasi covid-19 akan menyasar sekitar 208 juta orang lebih, untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Sistem Dukungan dalam Pengambilan Keputusan

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7